Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Menelusuri Sumber Air di Kediri: Tak Banyak Dikunjungi, Sumber Pawon Masih Alami

Ayu Ismawati • Senin, 18 Maret 2024 | 17:42 WIB
JERNIH: Sumber Pawon yang ada di tengah hutan jarang dijamah manusia hingga airnya sangat jernih dan bersih.
JERNIH: Sumber Pawon yang ada di tengah hutan jarang dijamah manusia hingga airnya sangat jernih dan bersih.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Menelusuri Sumber-Sumber Air di Kediri, Melihat Apakah Baik-Baik Saja? (165) Tak Banyak Dikunjungi, Sumber Pawon Masih Alami.

Letak mata air ini tersembunyi. Butuh kejelian lebih untuk menemukan mata airnya yang ada di balik rimbunan pohon. Lokasinya yang berada di tengah hutan itu menyebabkan mata air ini masih sangat alami. Minim dari campur tangan manusia.

Masyarakat setempat menjuluki mata air ini sebagai Sumber Pawon. Lokasinya ada di tengah alas karet, di Desa Tempurejo, Kecamatan Wates, Kediri. Untuk menuju ke sana, harus melewati jalan setapak kecil di luar kawasan hutan.

Meski disebut berada di tengah Alas Karet, kawasan ini berbatasan langsung dengan lahan produktif persawahan. Lahan yang mengelilingi hutan ini justru lebih luas. Di ujung timur hutan itulah Sumber Pawon berada.

“Sumbernya ada di belakang. Di ujung hutan,” ujar Wahyu, warga setempat.

Untuk menuju ke sana, salah satu akses jalan yang bisa dilalui adalah dengan memutari kawasan hutan. Yakni, melalui jalan setapak yang juga biasa dilalui para petani ke ladangnya.

Sesampainya di kawasan mata air, aliran sungai yang jernih langsung menyambut. Air dari Sumber Pawon itu mengalir di antara rimbunan pohon alas karet. Berada di kawasan hutan, kontur tanahnya pun beragam.

Beberapa membentuk seperti undakan yang menciptakan air terjun kecil. Menghasilkan suara gemericik di tengah heningnya hutan alas karet. “Kebanyakan masih dipakai untuk pengairan sawah. Karena di sekitar sin ikan banyak lahan pertanian,” lanjut Wahyu.

Meski banyak kawasan sekitarnya yang sudah menjadi lahan pertanian, namun menurut Wahyu Sumber Pawon belum pernah mengering. Debit airnya selalu stabil mengalir hingga ke sawah-sawah warga. “Nanti semua mengarahnya ke Dam Sempol yang ada di ujung hutan,” tandasnya.

Adapun keberagaman vegetasi masih banyak ditemui di sana. Di antaranya pohon bambu, bendo, beringin, dan karet bolu. Ragam pepohonan itu yang juga menyusun keanekaragaman vegetasi di hutan dan kawasan mata air tersebut.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #kediri #destinasi wisata #jawapos #sumber air