KEDIRI, JP Radar Kediri - Mata air ini bisa dibilang unik. Sumber yang berada di Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren ini terletak di tepi aliran sungai. Antara mata air dengan sungai hanya dipisahkan dengan bangunan plengsengan setinggi kurang lebih setengah meter.
Sekilas, mata air yang dijuluki Sumber Wedok ini bagai kolam kecil di antara aliran sungai. Jika air sungai cenderung keruh berwarna cokelat, air di kolam mata air ini justru jernih.
Karena akses masuk kawasan mata air terhalang sungai, warga pun memasang jembatan sederhana dari bambu. Itu karena hingga saat ini, warga setempat masih sering beraktivitas di mata air. “Biasanya mandi. Atau kalau tidak ya cuci baju,” ujar Yayuk, 53, warga setempat.
Padahal, mata air ini termasuk tersembunyi. Di ujung jalan buntu salah satu gang di Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren itu menjadi tanda lokasi sumber ini. Dari sana, pengunjung harus berjalan menuruni susunan batu yang ditata menjadi anak-anak tangga. Di antara pohon-pohon bambu itulah, terdapat mata air yang disebut dengan Sumber Wedok.
“Dinamakan Sumber Wedok karena dulu di dekat situ ada sumber lainnya. Namanya Sumber Lanang. Tapi sudah nggak pernah dipakai lagi,” lanjutnya.
Jika sisi barat mata air ini berbatasan langsung dengan permukiman padat, lain lagi di sisi timurnya. Sisi timur mata air ini langsung berbatasan dengan hamparan sawah yang luas. Bahkan, tepat di atas mata air ini sudah merupakan persawahan tebu. Alhasil—menurut Yayuk—setiap kali turun hujan lebat, air dari sawah selalu masuk ke sumber.
“Kalau keruh karena lumpur gitu biasanya warga sini dikerahkan untuk membersihkan sumbernya,” tandasnya.
Perempuan yang sehari-hari berjualan di warung itu menambahkan, Sumber Wedok saat ini lebih banyak dikunjungi anak-anak. Terlebih di siang hingga sore hari atau di waktu pulang sekolah. “Biasanya siang begini ramai anak-anak ke sumber. Ya main, ya mandi. Terkadang juga banyak anak-anak dari pondok,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah