KEDIRI, JP Radar Kediri - Lokasi mata air ini sedikit tersembunyi. Letaknya di balik permukiman warga. Untuk menuju ke sana, harus melintasi jalan setapak di antara bangunan rumah-rumah. Dengan sedikit berjalan, suasana rindang khas kawasan sumber air langsung menyambut.
Meski berada di dekat permukiman, beruntungnya kawasan sumber yang terletak di Desa Sonorejo, Kecamatan Gurah ini masih terbilang asri. Vegetasi yang padat masih ada di sana. Termasuk pohon beringin besar yang jadi ciri khas mata air itu. Dari sela akar pohon besar itulah, mata air jernih mengalir.
Di kawasan mata air itu, terdapat bangunan berupa kolam penampung air. Di sana, warga setempat masih kerap beraktivitas di sana. Salah satunya anak-anak yang banyak bermain air di sana.
“Memang sering mandi di sini sama teman-teman,” ujar Askar, salah satu warga setempat.
Seperti halnya di sela-sela waktu menunggu ibadah Salat Jumat, belasan anak-anak nampak bermain di kawasan mata air. Beberapa hanya duduk di bawah rindangnya pohon. Sembari bergurau dengan teman-temannya. Sedangkan lainnya bermain air di kolamnya yang jernih.
“Mandinya hanya boleh di kolamnya. Nggak boleh di mata airnya,” lanjutnya merujuk pusat mata air yang berada di bawah pohon beringin besar.
Di bawah pohon beringin itu, dibangun kolam kecil untuk menampung air. Dari sana, air langsung dialirkan ke kolam besar. Atau yang biasa dimanfaatkan sebagai tempat masyarakat mandi dan berenang.
Di ujung kolam besar itu, terdapat pintu air yang langsung mengalirkan limpahan air menuju persawahan. Selain berada di dekat permukiman warga, Sumber Towo juga berada dekat dengan kawasan pertanian. Tepat di hilir sumbernya, terbentang hamparan sawah yang luas yang memanfaatkan air sumber sebagai pengairannya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah