KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemdes Blimbing menyodorkan program yang mulia. Mencegah anak agar berperilaku positif serta tak kecanduan gawai. Caranya, dengan menggelar program bimbel serta belajar agama gratis.
Bila ada lembaga yang peduli pada pendidikan anak muda, Pemdes Blimbing, Kecamatan Gurah harus masuk salah satunya. Sebab, di desa ini ada upaya keras menghindarkan anak muda dari kecanduan gawai, bisa bertingkah positif, serta memperdalam ilmu agama. Caranya dengan membuka bimbingan belajar (bimbel) dan belajar agama secara gratis.
“Mulai berjalan 2023 lalu,” jelas Kepala Desa (Kades) Blimbing Agus Dwi Waluyo tentang program tersebut.
Menurutnya, program tersebut diluncurkan agar anak-anak memiliki kegiatan positif. Serta, bisa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Bimbelnya seminggu sekali,” imbuhnya.
Kegiatan bimbel berlangsung di balai desa, mulai pukul 19.00. Pesertanya mencapai 70 anak. Mulai SD, SMP, dan SMA. Gurunya berjumlah lima orang yang disediakan oleh pemdes.
Sementara, kegiatan mengaji berlangsung setiap hari, dengan waktu libur di malam Jumat. Tempatnya di masjid desa, setelah Ashar dan selesai sebelum Maghrib. Ada empat guru yang mengajari.
Bagi yang beragama Nasrani, pemdes juga memberikan fasilitas. Mereka disediakan waktau untuk belajar Alkitab di gereja setempat. Pesertanya sekitar enam anak yang proses belajarnya seminggu tiga kali..
“Karena harus merangkul semua agama, agar tidak merusak moral,” ungkapnya.
Pengaspalan Ulang di Tiga RT
Pada 2024 ini, Pemdes Blimbing juga akan melakukan pengaspalan jalan tahap kedua. Lokasinya di tiga wilayah rukun tetangga (RT) yang ada di Dusun Blimbingtimur.
"Titiknya di RT 12, RT 13, dan RT 15," terang Kades Agus Dwi Waluyo.
Menurutnya, sebenarnya sudah dilakukan pengaspalan tahap pertama. Yaitu pada 2013 lalu. Waktu itu merupakan proyek dalam program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM). Proyek ini kemudian dilanjutkan tahun ini.
Jalan yang diaspal ulang tersebut kondisinya sudah mengenaskan. Kerusakannya merata, baik berlubang maupun aspal yang mengelupas. Hal ini membuat rawan terjadinya kecelakaan.
Proyek ini rencananya akan menggunakan dua sumber dana. Yaitu dari bantuan keuangan khusus dan dana desa (DD). Pengerjaan proyek baru bisa dimulai ketika dana sudah masuk.
Untuk jalan yang diperbaiki itu, panjangnya berbeda-beda. Di RT 15 sepanjang 123 meter, di RT 12 sepanjang 297 meter, dan di RT 13 mencapai 315 meter.
“Dari tiga lokasi tersebut, hanya yang di RT 15 saja yang jalannya selain menuju pemukiman warga juga ke persawahan,” jelas Agus.
Kades dua periode ini menambahkan, pada 2023 lalu juga ada pengaspalan jalan. Yaitu di jalan penghubung Desa Blimbing dan Desa Gondang. Panjangnya 215 meter.
“Pengaspalan ini sebenarnya dijadwalkan pada 2020 hingga 2021. Karena pandemi terpaksa ditunda,” kata laki-laki 44 tahun ini.
Selain pengaspalan, juga ada pembangunan saluran irigasi di Blok Sumber, yang lokasinya di Dusun Blimbingbarat. Panjangnya sekitar 200 meter.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah