Sumber air yang berada di Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri ini hampir tak pernah sepi. Bahkan, di siang hari yang terik sekalipun. Sumber Bendo Tanjung tetap banyak dikunjungi masyarakat.
Salah satunya bagi anak-anak kecil yang sering beraktivitas di sana. Maklum saja, kawasan mata air ini belum lama dibangun jadi salah satu objek wisata desa di Desa Tanjung.
“Memang sering ngajak anak-anak ke sini. Biar main di alam,” ujar Ongki, warga setempat yang beraktivitas di kawasan mata air bersama dua anaknya.
Sumber yang dibangun setahun lalu itu, banyak dimanfaatkan sebagai tempat wisata air. Meski difungsikan sebagai tempat budidaya ikan, namun tak menghalangi mereka untuk berenang di sana.
“Yang sering ya anak-anak SD yang biasanya mandi di sumber. Orang-orang gede juga ada tapi jarang,” lanjutnya.
Untuk menyesuaikan dengan dua fungsi yang berbeda itu, pengelola hanya menempatkan ikan dengan karakteristik bersisik di kolam utama. Yakni, yang juga masih dimanfaatkan untuk mandi dan irigasi.
“Kalau untuk ikan-ikan seperti lele dan patin, itu kami buatkan kolam sendiri di luar ini. Jadi biar ikannya juga nggak stress,” tandas pria yang juga anggota karang taruna pengelola mata air itu.
Meski banyak yang memanfaatkan menjadi tempat pemandian dan budidaya ikan, sumber itu tetap menopang fungsi utama. Yakni, sebagai irigasi pertanian di sekitarnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah