Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Berada di Tepi Jalan, tapi Sumber Air Bogem di Gurah Kediri Terbengkalai

Ayu Ismawati • Senin, 5 Februari 2024 | 20:43 WIB
PENUH AIR: Kondisi Sumber Bogem, yang dikelilingi pepohonan tapi kurang terawat.
PENUH AIR: Kondisi Sumber Bogem, yang dikelilingi pepohonan tapi kurang terawat.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Untuk menuju ke mata air ini memang mudah. Lokasinya tepat di tepi jalan antardesa. Di dekat tikungan jalan yang berada di tengah hamparan sawah.

Airnya sangat jernih. Terkumpul dari dua mata air utama di sumber yang berada di Desa Bogem, Kecamatan Gurah ini. Keduanya mengalir dari sela-sela akar pohon ficus besar. Di bawah pohon-pohon raksasa itu, muncul sumber-sumber air yang kemudian berkumpul menjadi satu aliran.

“Untuk pengairan sawah saja,” ujar Sumiati, warga setempat, menyebut fungsi sumber tersebut.

Masih banyak pohon-pohon besar di kawasan mata air. Sedangkan di luar itu, hamparan persawahan membentang. Kawasan pertanian yang cenderung heterogen itu seperti mengepung mata air. Bagaikan oase di tengah persawahan.

Karena lokasinya di tepi jalan, membawa nilai plus dan minus tersendiri. Kelebihannya, masyarakat tahu ada sebuah mata air di sana. Yang bisa jadi alasan untuk melestarikan. Yang disayangkan adalah, beberapa bagian kawasan mata air ini justru banyak menyimpan sampah-sampah. Beberapa sampah seperti sterofoam dan plastik banyak ditemui.

Kawasan mata air ini jauh dari sentuhan pengelolaan. Masih sangat alami. Belum ada bangunan permanen. Yang ada hanya karung-karung berisi pasir yang ditata di beberapa sisi mata air. Itu disusun sedemikian rupa hingga membentuk kolam kecil di tengah kawasan seluas lebih kurang 100 meter itu.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kabupaten kediri #wisata #sumber air