Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sumber Complang di Kandat Kediri Hadirkan Hiburan Rakyat untuk Tarik Minat Pengunjung

Ayu Ismawati • Jumat, 2 Februari 2024 | 17:29 WIB
ASRI: Suasana Sumber Complang yang berada di Desa Purworejo, Kecamatan Kandat.
ASRI: Suasana Sumber Complang yang berada di Desa Purworejo, Kecamatan Kandat.

KEDIRI, JP Radar Kediri—Warga sekitar Sumber Complang punya cara kreatif untuk menarik minat pengunjung. Upaya mereka mengembangkan objek wisata itu dilakukan tanpa mengorbankan keasrian alam. Semua dengan harapan kawasan mata air bisa diramaikan pengunjung, tapi juga tetap lestari.

Warga setempat yang juga pemilik warung-warung yang berjejeran di kawasan mata air ini punya trik unik. Agar Sumber Complang tetap diramaikan pengunjung, mereka berinovasi dengan rutin menggelar hiburan rakyat.

Upaya itu tak terlepas dari tujuan pemerintah desa untuk mengembangkan kawasan ini sebagai objek wisata. Dengan begitu, mata air ini tidak berangsur hilang karena dilupakan warga. Melainkan bisa jadi tempat warga berkumpul dan menghabiskan waktu luang.

“Setiap Minggu disewakan elektone supaya ramai. Pedagang juga senang,” ujar Sunarsih, warga setempat.

Beruntung, dengan bantuan dana desa, kawasan mata air itu sudah lebih berkembang. Di ruang terbuka yang berada di luar kawasan pepohonan, diberi paving-paving. Di sana warga biasa menggelar hiburan murah meriah sederhana. Cukup menjadi penghibur pengunjung sekaligus meramaikan sentra pedagang di sana.

“Setiap Sabtu dan Minggu memang biasanya paling ramai. Biasanya ada yang sampai bawa rombongan ke sini,” lanjutnya.

Dengan berbagai upaya pengembangan ke arah wisata itu, menurutnya kelestarian lingkungan tetap diutamakan. Di kawasan mata air yang terletak di Desa Purworejo, Kecamatan Kandat terdapat papan bertuliskan larangan menebang pohon dan berburu burung. Tak tanggung-tanggung, hukuman pidana menanti bagi mereka yang melanggar.

“Pohonnya di sini memang masih bagus. Banyak yang usianya sudah ratusan tahun mungkin. Makanya biasanya kalau saya, setiap mendung gelap gitu pasti langsung pulang. Takut kejatuhan ranting-ranting,” kelakarnya. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kandat kediri #sumber air