Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bagaimana Merawat Orang dengan Gangguan Jiwa? Ini Caranya

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 2 Januari 2024 | 18:32 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri - Perawatan ODGJ perlu dilakukan dengan serius dan hati-hati. Sebab penanganan untuk pasien ini berbeda dengan penyakit lainnya. Salah satu kunci pengobatannya adalah mendapatkan pantauan langsung dari medis

Penderita ODGJ tidak sakit fisiknya. Namun, lebih ke mentalnya. Normalnya, otak akan memiliki hormon serotonin, okstosin, endorfin, dan dopamin. Keempat hormone tersebut harus seimbang. Sebab jika tidak, akan mempengaruhi kesehatan mentalnya.

“Pasien ODGJ ini kebanyakan mengalami kerusakan pada saraf hipotalamus di otaknya,” ujar Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Prodi Keperawatan IIK Bhaktiwiyata Kediri Wildan Akasyah. Karena terjadinya kerusakan, kasus ODGJ ini kondisinya cenderung kebanjiran hormon dopamin.

Wildan mengatakan, bahwa kondisi ODGJ pada umumnya adalah merasa senang dan menggebu-gebu berlebihan. Itu disebabkan karena hormon dopamine meningkat. Kondisi hormon tidak stabil dapat menghambat laju penerimaan informasi di otak.

“Yang tidak boleh dilakukan untuk ODGJ adalah dipasung,” terang pria berusia 33 tahun ini.

Cara memasung adalah hal paling buruk. Selain semakin memperparah kondisi ODGJ, juga membuat mereka memiliki komplikasi lain. Seperti lumpuh, tidak bersosialisasi sama sekali, dan tingkat depresi semakin tinggi.

Saat ODGJ dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ), maka akan diberikan obat yang wajib dikonsumsi setiap hari. Pasien tidak boleh sampai putus obat dan harus ada pengawasan ketat. Obat yang diberikan berupa antipsikosis, antidepresan, antimania, antiansietas, anti insomnia, panik, dan obsesif kompulsif.

Solusi lainnya juga bisa mendapatkan perawatan dari Community Mental Health Nursing (CMHN) yang ada di setiap puskesmas saat ini. Ini merupakan program kesehatan jiwa yang juga disediakan oleh pemerintah. Penyakit mental sampai ke tingkat ODGJ ini bisa menyerang siapa saja. Mulai usia remaja awal hingga lanjut usia (lansia).

Agar pengobatan dapat berhasil, pasien ODGJ perlu dukungan. Dukungan ini dapat dari keluarga atau orang sekitar. Sebab pengobatan ini dilakukan seumur hidup. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#odgj #Rawat #penderita #pasien