KEDIRI, JP Radar Kediri - air yang berada di dekat permukiman warga ini nampak ramai. Meski saat Kamis siang sekalipun. Tempatnya digemari warga yang ingin mandi dan berenang dengan leluasa. Termasuk, anak-anak. Warga setempat menjuluki mata air ini sebagai Sumber Towo. Sumber yang berlokasi di Desa Menang, Kecamatan Pagu ini nampak ramai.
Meski di hari kerja sekalipun. Di Kamis (21/12) siang lalu, nampak beberapa warga yang menghabiskan waktu bermain air dan berenang di kolam mata air tersebut. Mata air yang dekat dengan permukiman warga ini memang kerap dijadikan alternatif warga setempat. Bahkan, pengunjung dari luar desa. Tujuannya tak lain untuk mandi dan berenang di kolam berukurang lebih kurang 20 x 90 meter itu.
“Lumayan sering ke sini sama teman-teman,” ujar Brian, salah satu pengunjung asal Desa Tanjung, Kecamatan Pagu. Bersama teman-temannya, siswa kelas VII itu riang gembira bermain air di sana. Bekas pohon tumbang yang terbengkalai di sana mereka jadikan pijakan untuk melompat ke dalam air. “Kalau di sini memang biasa dipakai mandi. Siapa saja boleh karena gratis,” sambungnya.
Suasana asri dengan pohon-pohon besar yang memayungi kawasan itu cukup digemari masyarakat. Mulai dari pohon Beringin hingga pohon Trembesi ada di sana. Menambah nuansa asri dan teduh di mata air yang berada tak jauh dari Petilasan Prabu Sri Aji Jayabaya itu. Di kolam sumber, warga setempat juga menebar benih-benih ikan dari berbagai jenis.
Baca Juga: Profil Desa Jongbiru, Gampengrejo, Kabupaten Kediri: Kembangkan Posyandu Integrasi Layanan Primer
Di antaranya ikan Nila, Lele, dan Mujaer. Untuk menjaga kelestarian ekosistem di sana, warga juga memasang banner bertuliskan larangan memancing. Meski banyak ikan yang sudah berukuran besar, tak menghalangi pengunjung untuk turun ke sumber dan berenang di sana. “Sekarang airnya surut banyak. Jadi nggak terlalu dalam,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah