Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sumber Glodok di Kandat Kediri Jadi Langganan Tempat Bermain Anak-Anak

Ayu Ismawati • Kamis, 21 Desember 2023 | 16:57 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri - Mata air ini tidak hanya difungsikan sebagai pengairan saja. Hingga kini, budaya mandi di sumber masih sering dilakukan warga setempat. Tak terkecuali anak-anak yang menjadikan kawasan ini sebagai tempat bermain gratis dan menyenangkan.

Siang hari di akhir pekan itu, Sumber Glodok dipenuhi oleh anak-anak dari beragam usia. Mereka mandi, bermain air, dan berburu ikan-ikan kecil di mata air ini. Suasana rindang dan air yang segar agaknya mengalihkan perhatian mereka dari panasnya udara di penghujung kemarau.

Tak jarang, orang menjuluki mata air yang terletak di Desa Ngreco, Kecamatan Kandat ini sebagai hidden gem. Dengan lokasinya yang tersembunyi, mata air ini menyimpang potensi alam yang besar. Airnya jernih mengalir meski saat musim kemarau sekalipun. Tak ayal, banyak warga setempat yang kerap menghabiskan waktu mandi di sana.

“Ini mumpung lagi di rumah saudara yang dekat sini, jadi mampir sama anak dan keponakan,” ujar Laila, ibu muda asal Kecamatan Pagu.

Mata air itu memang lebih banyak digunakan sebagai tempat mandi anak-anak. Bahkan, sebulan sekali dia datang jauh-jauh hanya untuk mengajak anaknya bermain air di sana.

Barangkali lokasi mata air memang cocok sebagai tempat bermain anak-anak. Airnya tak terlalu dalam. Di bawah tiga bilah bambu yang mengalirkan air dari sumber, warga menata batu-batu berukuran besar. Batu kali itu ditata sedemikian rupa hingga membentuk semacam jacuzzi. Hanya saja, airnya jatuh dari bilah-bilah bambu di atasnya.

“Setiap hari pasti ada yang ke sini. Apalagi kalau Minggu biasanya ketambahan warga yang mencuci pakaian di sana,” imbuhnya.

Sayangnya, kebiasaan warga mencuci pakaian di sana tidak dibarengi dengan kesadaran lingkungan yang cukup. Tak jauh dari mata air, sampah plastik bekas detergen banyak berserakan. Mengindikasikan kebiasaan pengunjung yang membuang sampah sembarangan di kawasan mata air.

“Terkadang yang nyuci di sini nggak selalu warga sini. Ada yang dari luar. Padahal setahu saya sumbernya juga nggak dipromosikan. Aksesnya aja masih lewat sawah orang,” tandasnya. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#wisata #alam #Wisataalam #sumber air