Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pengelola Sumber Kahuripan di Wates Kediri Rutin Gelar Kegiatan Sosial untuk Ramaikan Lokasi

Ayu Ismawati • Selasa, 5 Desember 2023 | 17:13 WIB

 

 

ASRI: Suasana Sumber Kahuripan Rau-Rau yang berada di Desa Plaosan, Kecamatan Wates.
ASRI: Suasana Sumber Kahuripan Rau-Rau yang berada di Desa Plaosan, Kecamatan Wates.

Pengelola kawasan Sumber Kahuripan punya cara tersendiri untuk menghidupkan kawasannya. Tidak hanya dari aspek kelestarian alamnya saja. Tapi juga mengupayakan agar ada dampak sosial dari pengembangan kawasan sumber bagi masyarakat.

Aspek kelestarian alam tidak menjadi satu-satunya prioritas warga Desa Plaosan, Wates dalam mengelola mata air. Tak ayal, keinginan agar pengelolaan mata air bisa membawa dampak bagi masyarakat pun muncul.

Salah satunya diwujudkan lewat upaya-upaya menghidupkan mata air lewat kegiatan sosial. Dengan begitu, warga tidak sungkan berkunjung ke mata air. Sehingga, kesadaran untuk menjaga alam pun ikut tumbuh.

Hal itu sebagaimana yang disampaikan Agus, salah satu warga setempat. Kawasan seluas kurang lebih 100 meter itu kerap dijadikan tempat kegiatan sosial hingga religi. “Sering juga kita adakan kegiatan penggalangan dana di sini. Kemudian disalurkan kepada kaum duafa,” ujarnya.

Tepat di samping kolam mata air, terdapat bangunan permanen dua lantai. Lantai duanya difungsikan sebagai musala. Di tempat itulah biasanya warga secara rutin menggelar kegiatan religi.

“Rutin tiap kamis malam kita adakan pengajian, ceramah, gitu. Jadi di sini memang selalu ramai,” tuturnya. Banyak hal berubah sejak mata air ini dikembangkan. Yang awalnya terkesan semrawut, kini lebih tertata.

“Sama orang-orang juga disebar benih ikan. Macam-macam. Bisa jadi hiburan bagi orang yang ke sini,” ucap Agus.

Untuk diketahui, sumber ini berada di tepi jalan desa. Sumber ini pun terbilang mudah diakses. Lokasinya tepat di tepi jalan. Jajaran pohon berukuran besar masih berdiri memayungi kawasan tersebut. Sayang, satu jenis pohon sudah tidak bisa ditemui di sana. Yakni, Pohon Rau yang juga menjadi asal muasal mata air ini dijuluki Sumber Rau-Rau.

“Dulu ada banyak di sini. Sekarang sepertinya sudah nggak ada,” tandas.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#SUMBER #mata air #alam #lokasi