Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kemarau Panjang, Sumber Sumoroto di Kandat Kediri Mengering

Ayu Ismawati • Senin, 4 Desember 2023 | 17:28 WIB
MENGERING: Kondisi Sumber Sumoroto yang berada di Desa Blabak, Kecamatan Kandat.
MENGERING: Kondisi Sumber Sumoroto yang berada di Desa Blabak, Kecamatan Kandat.

Kemarau panjang tahun ini berdampak signifikan pada kelestarian mata air. Sumber Sumoroto adalah salah satu yang terdampak parah. Mata air ini kering kerontang. Tak ada setitik air pun tersisa di sana. Yang ada, hanya semak belukar yang memenuhi kawasan mata air. 

Sumber Sumoroto memang terletak di tengah persawahan. Namun demikian, mata air itu berada tak jauh dari permukiman warga. Jaraknya kurang lebih berkisar 200 meter dari rumah terdekat. Begitu memasuki kawasan mata air, pemandangan gersang langsung terpampang. Tidak ada setitik air pun. Mata air itu mengering.

Warga setempat menyebut, kondisi mata air tersebut memang terbilang tak menentu. Tiap kali kemarau melanda, sumber itu kering. Namun begitu, saat memasuki musim penghujan, air akan muncul kembali.

“Musim hujan yang kemarin itu juga masih keluar airnya. Cuma memang kemarau yang kali ini lebih lama mengeringnya,” ujar Siswanto, warga setempat. 

Dia menduga, fenomena El Nino yang menyebabkan kemarau berlangsung lebih lama. Sehingga cukup berperan bagi ‘hilangnya’ mata air. Padahal, air dari Sumber Sumoroto masih banyak dipakai untuk kebutuhan irigasi persawahan sekitar.

“Sekarang ya semua sawah diesel sendiri. Di dekat sumber kan masih ada yang menanam padi juga,” sambungnya.

Selain itu, saat mata airnya ‘hidup’, warga setempat juga masih sering beraktivitas di sana. Termasuk di antaranya memancing ikan. “Sama orang-orang biasanya ditebar benih ikan terus diberi jaring-jaring di pintu airnya. Terus dipancing sendiri kalau sudah besar ikannya,” terangnya.

Upaya penyelamatan mata air pun menurutnya pernah dilakukan. Salah satunya dengan memberi bangunan pengaman di salurannya serta mengeruk mata air. “Tapi ya tetap saja. Tiap kali musim kemarau ya pasti mengering,” pungkasnya.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#mata air #Alami #pintu air #sumber air