Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Swadaya Pemuda, Sumber Kahuripan Rau-Rau di Wates Kediri Jadi Lokasi Wisata

Ayu Ismawati • Senin, 4 Desember 2023 | 17:02 WIB

 

BERSIH: Suasana sumber Kahuripan Rau-Rau yang menjadi lokasi wisata.
BERSIH: Suasana sumber Kahuripan Rau-Rau yang menjadi lokasi wisata.

Kawasan mata air ini memang tak begitu luas. Namun berkat pengelolaan secara swadaya oleh warga setempat, mata air ini nampak rapi dan bersih. Bisa jadi tempat melepas penat sesaat di tengah desa.

Mata air ini mengairi beberapa kolam di kawasan tersebut. Pemandangan ratusan –bahkan ribuan—ikan dari berbagai jenis langsung menyambut pengunjung. Sumber yang berada di Desa Plaosan, Kecamatan Wates ini memang diperuntukan sebagai objek wisata.

Namanya Sumber Kahuripan Rau-Rau. Berada di kawasan yang tak begitu luas. Namun, sudah dibangun dengan baik oleh pengelola. Mata airnya diberi bangunan pengaman berupa plengseng. Selain itu, beberapa fasilitas seperti tempat duduk, gazebo, kamar mandi, dan tempat ibadah pun sudah tersedia.

“Kurang lebih mulai 2017 pembangunannya. Yang membangun sini ya anak-anak muda sekitar,” ujar Lisa, warga setempat.

Selain itu, ikan dari berbagai jenis disebar di sana. Bahkan, beberapa sudah berukuran sangat besar. Meski begitu, ikan-ikan di sana tak boleh sembarangan dipancing.

“Cuma terkadang ada acara mancing. Itupun diadakan kalau mau ada rencana perbaikan kawasan sumber dan butuh dana,” imbuh Agus, warga lain.

Diakuinya, pemuda setempat memang aktif mengelola dan mengembangkan kawasan mata air. Walaupun segala prosesnya dilakukan secara swadaya. Anggarannya pun diambil dari iuran warga setempat.

Hingga kini, mata air yang berada di tepi jalan penghubung antardesa itu tetap hidup. Sumbernya tidak pernah kering walau kemarau sekalipun. Beberapa pohon-pohon besar pun masih berdiri di sana.

“Karena warga tahu pentingnya sumber untuk semua makhluk hidup. Tidak hanya untuk manusia, tapi juga hewan dan tumbuhan,” sambungnya.

Karena itulah kawasan itu hampir tak pernah sepi. Setidaknya, selalu ada pengunjung yang mampir. Meskipun untuk sekadar menepi dan menghilangkan penat.

“Lumayan sering ngopi di sini. Sekarang kebanyakan orang-orang kalau pusing capek, larinya ke tempat-tempat seperti ini. Lihat-lihat ikan di bawah pohon, seger lagi,” pungkasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#wisata #SUMBER #mata air #Swadaya