Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Suasana Asri Sendang Sulur Sewu di Ngancar Kediri Jadi Magnet Banyak Pengunjung Datang

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 16 November 2023 | 16:53 WIB

 

 

 

RINDANG: Suasana Sendang Sulur Sewu yang berada di Desa Margourip, Kecamatan Ngancar sering dimanfaatkan warga untuk bersantai.
RINDANG: Suasana Sendang Sulur Sewu yang berada di Desa Margourip, Kecamatan Ngancar sering dimanfaatkan warga untuk bersantai.

Sendang Sulur Sewu terletak di tengah area persawahan. Namun, hal ini tidak membuat turunnya minat masyarakat untuk mengunjunginya. Bahkan, tidak sedikit yang datang untuk melakukan kegiatan komunitas dan juga berkemah.

Sumber yang terletak di Desa Margourip, Kecamatan Ngancar itu berjarak 3,5 kilometer (km) dari jalan raya Blitar-Wates. Untuk menuju ke sana perlu melewati area pesawahan. Jalannya belum beraspal. Alangkah baiknya pengendara motor lebih berhati-hati. Namun, medan yang cukup sulit itu ternyata tidak mengurangi minat pengunjung.

“Setiap hari pasti ada pengunjung. Apalagi saat Sabtu dan Minggu,” terang Widarti, 46, salah warga sekitar yang berdagang di tempat itu. Pengunjungnya tidak hanya masyarakat sekitar. Tidak jarang orang luar daerah datang.

Berbagai jenis pepohonan tumbuh subur di sana. Seperti pohon Saman, Johar, dan Mahoni. Tumbuhan-tumbuhan itu mampu membuat suasana jadi sejuk. Kondisi pepohonan yang rindang itu juga yang menjadi magnet warga datang. Terlebih, untuk masuk tidak perlu membayar tiket.

Ada yang datang karena menjadikannya sebagai tujuan wisata. Ada pula yang sekedar ingin menikmati suasana. Tidak jarang, Sendang itu dijadikan sebagai tempat camping oleh anak muda.

“Biasanya main-main air itu. Setiap datang juga selalu diposting sama orang-orang. Jadi tambah ramai,” terangnya.

Selain itu banyak tumbuhan semak-semak juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menggembala domba. Hal tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri. Anak kecil yang berkunjung tidak jarang terlihat berlarian. Bermain dengan domba-domba.

“Alirannya ini juga sebagai irigasi sawah. Kadang juga buat nyuci-nyuci,” terang Dasi, warga sekitar yang saat itu berkunjung ke sana.

Sebenarnya, sendang yang jadi jujukan wisatawan itu bukanlah sumber utamanya. Di situ hanyalah salah satu titik alirannya saja. Untuk sumber utamanya masih harus ke arah timur lagi sekitar 3 km. “Ada banyak pohon di sana,” terang laki-laki paro baya itu.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#SUMBER #alam #asri