Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sendang Markinah di Wates Kediri, Tempat Rindang Jadi Favorit Pengendara untuk Istirahat

Ayu Ismawati • Selasa, 14 November 2023 | 16:40 WIB

 

 

 

ASRI: Seorang pengunjung menikmati suasana di Sendang Markinah.
ASRI: Seorang pengunjung menikmati suasana di Sendang Markinah.

Mata air ini berada tepat di tepi salah satu jalan alternatif penyambung antardesa. Tak ayal, banyak kendaraan lalu-lalang di kawasan itu. Tempatnya yang rindang sering jadi lokasi ‘rehat’ favorit pengendara yang melintas di sana.

Kawasan mata air ini hampir tak pernah sepi. Lokasinya yang terletak di tepi jalan alternatif membuat banyak orang melintas di sana. Tak ayal, beberapa dari mereka tertarik untuk mampir ke sana. Setidaknya untuk sekadar duduk-duduk saja.

Suasana yang rindang dan sejuk agaknya jadi kelebihan tempat ini. Itu kontras dengan suasana di luar yang cenderung panas dan terik. Banyaknya vegetasi pohon Trembesi dan Beringin menjadikan kawasan itu sejuk.

“Di sini kan suasananya enak. Biasanya orang ke sini ya cuma ngisis,” kata Supiyah, warga setempat.

Menurut perempuan paro baya yang tiap hari berjualan di kawasan sendang itu, rata-rata pengunjung justru datang dari luar desa. Bahkan, luar daerah. “Justru orang sini nggak ada yang ke sini. Yang sering orang dari jauh-jauh,” tuturnya.

Sejak mulai dibangun beberapa tahun lalu, Sendang Markinah tak ubahnya ruang terbuka hijau. Tepat di tengah permukiman penduduk dan persawahan tebu. Pengunjung mata air yang terletak di Dusun Temboro itu pun datang dari berbagai rentang usia.

“Kadang anak-anak kecil suka mampir juga. Karena dekat dengan SD (sekolah dasar) juga,” ucap Supiyah.

Aktivitas pengunjung pun tak jauh-jauh dari sekadar bersantai. Duduk-duduk di fasilitas kursi dan gazebo di sana. Sekaligus memesan makanan atau minuman. Beberapa warga setempat berjualan di kawasan Sendang Markinah. Menjadikan kawasan ini tak pernah sepi dari aktivitas manusia.

“Yang biasa membersihkan kawasan sini juga dari para pedagang. Karena memang belum ada pengelolaan khusus. Mungkin terkadang ada kerja bakti dari desa,” pungkasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#SUMBER #mata air #alam