Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sumber Serut Gurah, Kabupaten Kediri Jadi Favorit Anak-Anak Mandi di Sumber

Andhika Attar Anindita • Kamis, 2 November 2023 | 17:20 WIB

 

FAVORIT: Sumber Serut di Desa Bogem, Kecamatan Gurah menjadi favorit anak-anak berenang di sana.
FAVORIT: Sumber Serut di Desa Bogem, Kecamatan Gurah menjadi favorit anak-anak berenang di sana.

Lokasi Sumber Serut yang terletak di tengah permukiman warga menjadikan tempat ini strategis. Khususnya bagi anak-anak kecil. Kolamnya yang tidak terlalu dalam serta air yang terus mengalir jadi lokasi bermain favorit mereka di waktu senggang.

Di tengah kemarau yang sangat terik, air di Sumber Serut tetap mengalir deras. Itu terlihat dari air yang mengucur dari tiga pipa yang dipasang di sana. Di salah satu titik itu, air terus mengalir. Tak ubahnya seperti keran yang terbuka.

Agaknya itu kontras dengan sumber air di sejumlah lokasi lainnya yang sering kali mengering. Atau, setidaknya debit airnya jauh berkurang karena terdampak kemarau panjang.

Tak ayal, mata air yang terletak di tengah hutan bambu itu jadi lokasi favorit anak-anak menghabiskan waktu luang. Sebab, tempatnya pun berada di dekat sekolah dasar. Sejumlah siswa nampak melewati kawasan itu dalam perjalanannya dari dan menuju sekolah.

“Setiap hari melewati sini. Ingin lihat-lihat dulu sebelum pulang,” ujar Amanda, 10, siswa sekolah dasar yang bermain dengan temannya di kawasan sumber pada Rabu (1/11).

Siswi sekolah dasar itu mengatakan, anak-anak seusianya sering mandi di Sumber Serut. Air yang bersih dan tidak terlalu dalam jadi alasannya. “Biasanya kalau pulang sekolah atau waktu libur banyak yang berenang di sumber,” imbuhnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri di Sumber Serut, pengelolaan kawasan mata air nampak sudah diterapkan. Sumber airnya masih alami tanpa bangunan pengaman. Namun, jalan menuju sana sudah tersedia. Pengunjung bisa melewati jalan setapak untuk mengakses mata air. Pun dengan tangga menurun dari susunan bambu yang terpasang rapi di sana.

Meski demikian, beberapa fasilitas nampak terbengkalai. Seperti bangunan gapura dari kreasi bambu yang sudah rusak. Termasuk ornamen-ornamen hiasan di kawasan itu yang juga sudah berserakan.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#wisata air #Air Jernih #anak kecil #sumber air