Jaga Ekosistem Mata Air, Pengelola Sumber Jembangan di Wates Kediri Lakukan Reboisasi

Andhika Attar Anindita • Dipublikasikan Kamis, 19 Oktober 2023 | 17:51 WIB

 

INDAH: Pengunjung menikmati keindahan sumber dengan menaiki wahana perahu. Di Sumber Jembangan banyak jenis pohon yang tumbuh dengan subur.
INDAH: Pengunjung menikmati keindahan sumber dengan menaiki wahana perahu. Di Sumber Jembangan banyak jenis pohon yang tumbuh dengan subur.

Sekeliling Sumber Jembangan yang berada di Kecamatan Wates memiliki banyak jenis pepohonan. Tak hanya itu, pepohonan itu tumbuh dengan subur. Banyaknya pepohonan ini membuat kawasan sumber menjadi rindang.

Sumber Jembangan sudah terkenal di kalangan pecinta wisata Kediri Raya. Pasalnya, sumber ini memiliki perpaduan keindahan. Baik dari sumbernya maupun pepohonan di sana.

Untuk menjaga ekosistem tersebut pengelola selalu melakukan perawatan berkala. “Agar terjaga keasriannya, disini dilakukan reboisasi,” ujar Ketua Pokdarwis Desa Tempurejo Sthefani Geby Arsita Devi.

Tidak heran jika di kawasan sumber tersebut selain terdapat banyak jenis pohon. Usia dan ukurannya beragam. Sedikitnya terdapat 100 pohon di sana. Antara lain pohon matoa, jambu jamaika, nangka, alpukat, kepuh, dan trembesi. Semuanya tumbuh dengan subur. “Penanaman ulang ini dilakukan bersama dengan tim relawan pecinta alam,” tuturnya.

Dari beberapa pohon yang ditanam, ada yang dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar. Salah satunya adalah pohon mete. Warga mengolahnya menjadi sebuah hidangan. Tidak hanya bijinya saja yang digunakan. Namun juga buahnya. Diolah sebagai rendang hingga sate.

Untuk diketahui, Sumber Jembangan merupakan kawasan lindung. Wilayahnya seluas 4,2 hektar. Sumber ini dapat digunakan untuk tempat wisata. Namun, tidak boleh merubah apa yang ada di sana. “Boleh ada warung, tetapi tidak boleh menebang pohon,” ungkap Geby.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
ekosistem SUMBER mata air wates