Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Alasan Kenapa Sumber di Tertek Pare Ini Bernama Lanang dan Wadon

Karen Wibi • Selasa, 26 September 2023 | 17:54 WIB
TAK PERNAH SURUT: Kondisi Sumber Wadon yang berada di Desa Tertek, Pare. Dulunya sumber ini dijadikan pemandian warga perempuan.
TAK PERNAH SURUT: Kondisi Sumber Wadon yang berada di Desa Tertek, Pare. Dulunya sumber ini dijadikan pemandian warga perempuan.

Sumber Lanang dan Wadon adalah dua sumber yang lokasinya berada di Desa Tertek, Kecamatan Pare. Sejak puluhan tahun lalu, dua sumber itu dinamai dengan nama yang unik. Usut punya usut, penamaan itu dilakukan agar warga tak keliru ketika hendak mandi ke sumber.

Ada sebuah sumber yang namanya unik di Dusun Jombangan, Desa Tertek, Kecamatan Pare. Yaitu Sumber Lanang dan Sumber Wadon. Ada alasan mengapa kedua sumber itu dinamai dengan nama yang saling berkaitan tersebut.

Usut punya usut, penamaan itu sudah dilakukan sejak puluhan tahun yang lalu. Dengan maksud agar warga tak keliru jika harus mandi ke sumber. Karena Sumber Lanang hanya boleh digunakan ole pria. Begitu juga dengan sebaliknya.

“Kalau dari cerita jaman dahulu, namanya tergantung siapa yang boleh mandi disitu,” terang Suhadi, 43, salah seorang warga sekitar.

Baca Juga: Tak Hanya Air, Sumber Cangkring di Pare Juga Kaya Tanaman

Untuk lokasinya, kedua sumber tersebut juga berdekatan. Untuk Sumber Lanang, lokasinya tepat berada di Jalan Raya Jombangan. Tepatnya di sisi barat jalan raya setempat. Sedangkan untuk Sumber Wadon lokasinya di barat dari Sumber Lanang. Sekitar 100 meter.

Namun seiring perkembangan zaman, tak ada lagi warga yang mandi di dua sumber ini. Maklum saja, kini sudah banyak warga yang memiliki kamar mandi. Ditambah untuk Sumber Lanang kini kondisinya cukup menyedihkan. Terutama setelah banyak pohon yang ditebang. Alhasil setiap musim kemarau, sumber tersebut selalu nyaris kering. Airnya pun jadi lebih keruh.

Sedangkan kondisi Sumber Wadon sedikit lebih baik. Airnya tak pernah surut. Meski di musim kemarau panjang. Malahan saking melimpahnya air, sumber tersebut rutin untuk dijadikan pengairan sawah sekitar.

“Kalau Sumber Wadon tidak pernah kering. Di sini pohon-pohonya masih dijaga biar alami,” tandas Suhadi.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#SUMBER #mata air #alam