Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sumber Sumbul di Ringinrejo Kediri Tak Dirawat Akhirnya Mangkrak

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 15 September 2023 | 18:34 WIB
MANGKRAK: Kondisi sumber Sumbul yang berada di Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo. Sangat disayangkan sumber ini kurang terawat.
MANGKRAK: Kondisi sumber Sumbul yang berada di Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo. Sangat disayangkan sumber ini kurang terawat.

Berbicara soal Desa Deyeng, mungkin pikiran kita akan langsung terbayang pekerja migran. Hal ini tidak sepenuhnya salah. Pasalnya, salah satu desa yang berada di Kecamatan Ringinrejo itu memang terkenal dengan pekerja migran. Banyak warga setempat yang memilih bekerja di luar negeri.

Namun begitu, Desa Deyeng tidak melulu soal pekerja migran. Desa ini juga memiliki sebuah sumber mata air. Orang setempat menyebutnya sumber Sembul. Untuk menuju ke sana, pengunjung harus masuk sebuah gang. Sumber ini terletak di area persawahan dan permukiman warga.

Tidak perlu bingung. Pasalnya, lokasi sumber ini sudah tertera di Google Maps. Sehingga pengunjung dapat dengan mudah untuk bermain ke sana. Sayangnya, sekarang bukan waktu yang tepat. Pasalnya, kondisi sumber ini sedang kering. Maklum, sumber Sembul hanya terisi saat musim penghujan saja.

“Sudah beberapa bulan terakhir ini kering. Kalau kemarau pasti kering,” ujar Mashudi, salah seorang warga setempat.

Sumber ini sejatinya memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tempat wisata. Bahkan, warga setempat sudah berusaha menyulap sumber ini. Mereka membuat konsep sumber sebagai tempat tongkrongan. Lengkap dengan warung dan fasilitas pendukung. Seperti toilet.

Hanya saja, pengelolaannya kurang maksimal. Bahkan, sekilas sumber ini nampak seperti tidak terawat. Kondisinya lebih bisa dikatakan terbengkalai. Hal ini tentu sangat disayangkan. Mengingat, upaya untuk membuat sumber ini sebagai tempat wisata sudah setengah jalan.

Saat sumber ini terisi airnya, banyak warga yang datang untuk memancing. Namun, saat kering seperti ini otomatis kegiatan itu tidak bisa dilakukan. Praktis, pengunjung yang datang menjadi jauh berkurang. Beberapa orang yang datang biasanya hanya untuk ngopi saja.

“Karena sumbernya kering, orang yang ke sini paling ya datang untuk cangkruk saja,” tutur pria yang juga mengelola sebuah warung di sumber tersebut.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kediri #Tak Terawat #sumber air