Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sumber Kedung di Pare Tidak Absen Mengairi Sawah Petani

Karen Wibi • Jumat, 8 September 2023 | 17:16 WIB
VITAL: Kondisi sumber Kedung di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare. Sumber ini menjadi penyuplai irigasi pertanian warga.
VITAL: Kondisi sumber Kedung di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare. Sumber ini menjadi penyuplai irigasi pertanian warga.

 

Sumber Kedung di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare sangat penting bagi petani sekitar. Karena sumber ini mengairi sawah mereka.. Bahkan saat musim kemarau, sumber tak pernah mengalami kekeringan.

 

Sumber Kedung di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare jadi salah satu sumber yang sangat terjaga kondisinya. Bahkan ketika musim kemarau, air di sumber ini tak pernah kering. Airnya selalu mengairi sungai sepanjang musim.

Warga sekitar lalu mencoba memanfaatkannya. Salah satunya adalah untuk mengairi area persawahan di sana. Bahkan tak sedikit sawah yang bergantung dari keberadaan sumber ini.

Pasalnya, sumber tersebut juga tak hanya berada di satu titik. Banyak sumber-sumber kecil yang termasuk ke dalam sumber KedungS sepanjang sumber tersebut warga memanfaatkan airnya untuk pengairan sawah.

“Kalau sekarang ya cuman untuk mengairi sawah. Dari sini (titik awal sumber, Red) sampai ke sungai besar,” terang Mulyadi, warga yang tinggal di sekitar lokasi sumber.

Beruntungnya, menurut pria 70 tahun tersebut, sumber Kedung tak pernah kering. Meski kadang sedikit surut di musim kemarau. Namun hal tersebut tak berpengaruh. Karena jumlah debit airnya masih mampu untuk mengairi sawah di sepanjang sumber.

Untuk sawah yang diairi juga beragam. Ketika musim penghujan, air dari sumber ini dapat untuk mengairi sawah padi. Sedangkan saat musim kemarau, untuk mengairi sawah jagung.

Menurut Mulyadi, ada beberapa alasan mengapa air di sumber Kedung tak pernah surut. Salah satunya adalah karena pepohonan yang masih terjaga. Menurutnya, usia pohon di tempat tersebut sudah mencapai ratusan tahun. Dan sejak dulum, tak pernah ada yang berani mengotak-atik pepohonan di area tersebut.

“Karena alami mungkin jadi airnya terus ada meski sudah masuk kemarau,” tutupnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#petani #pare #sumber air