Sumber ini dikenal luas dengan nama sumber Gotheh. Lokasinya berada di Desa Jemekan, Kecamatan Kras. Sumber ini cukup unik. Pasalnya, banyak orang percaya air dari sumber ini berkhasiat.
Selain sejuk dan asri, sumber Gotheh juga memiliki nuansa klenik yang kuat. Terlebih, ada sebuah punden yang berada di sisi timur kolam air tersebut. Lengkap dengan dupa dan kembang tujuh rupa. Tak ayal, pengunjung yang datang akan langsung tertuju pada punden ini.
Cerita klenik terkait sumber ini sudah banyak tersiar. Warga pun sudah banyak mengetahui kisah yang ada di sumber ini. Sehingga banyak pengunjung yang sengaja datang dari luar Kecamatan Kras. Hanya untuk mandi di kolam sumbers Gotheh.
“Banyak orang dari jauh yang datang ke sini. Mereka biasanya mandi di kolam,” tutur Purnomo, 52, penjaga sumber Gotheh.
Purnomo mengatakan, ritual mandi itu dilakukan bukan tanpa alasan. Mereka meyakini dengan hal itu dapat mendatangkan keberkahan. Terutama, dalam urusan pangkat dan jabatan. Sehingga tidak sedikit orang yang hendak menjadi lurah datang ke sumber ini.
“Biasanya pengen jabatan tertentu. Terus akhirnya mandi di sumber ini,” ungkap pria asal Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar itu. Tidak hanya itu. Purnomo mengaku bahwa beberapa kali sumber air ini diambil oleh pelaku kesenian jaranan. Untuk dijadikan air suci.
Menurut Purnomo, sumber ini telah ada sejak dahulu kala. Dia mengklaim sumber ini sudah ada sejak ada zaman penjajahan Belanda. Sejak dulu, sumber ini dikelola secara turun-temurun.
Meski berada di pekarangan warga, sumber ini tetap dibuka untuk umum. Banyak pengunjung yang sengaja berwisata ke sumber ini. Terlebih, sumber ini memiliki kolam yang relatif luas. Sekitar 20x20 meter. Kedalamannya mencapai setinggi dada orang dewasa. Berkisar antara 1,2 meter.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah