Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mata Air Sumber Nanggung di Kras Kabupaten Kediri Ini Tidak Pernah Kering meski Musim Kemarau

Andhika Attar Anindita • Senin, 21 Agustus 2023 | 17:28 WIB
TERAWAT: Seorang pengunjung sedang berada di Sumber Nanggung yang berada di Desa Banjaranyar, Kecamatan Kras.
TERAWAT: Seorang pengunjung sedang berada di Sumber Nanggung yang berada di Desa Banjaranyar, Kecamatan Kras.

 

Sejak dulu kala, sumber ini dikenal warga setempat dengan nama sumber Nanggung. Peruntukannya beragam. Mulai dari mencuci pakaian, mandi, hingga irigasi persawahan.

Sumber ini berada di Desa Banjaranyar, Kecamatan Kras. Lokasinya cukup mudah dijangkau. Sepeda motor atau mobil bisa menuju lokasi. Meski pengunjung harus melewati gang-gang rumah warga setempat. Maklum, sumber ini memang berada di tengah permukiman warga.

Sumber ini memiliki ukuran cukup luas. Sekitar 15x20 meter. Setiap kelilingnya telah dibangun permanen dengan plengseng. Sehingga kolam airnya relatif bening. Meski banyak daun yang gugur di sumber tersebut.

Selain telah diplengseng, sumber ini juga memiliki saluran irigasi yang dapat mengalirkan aliran sumber tersebut. Hanya saja, persawahan daerah setempat justru tidak begitu memerlukan aliran air dari sumber ini. Pasalnya, kawasan tersebut relatif mudah mendapatkan pasokan air. "Justru petani di Desa Jambean yang memerlukan air kiriman dari sini," ujar Solikah, 53, warga setempat.

Menurut keterangan Solikah, sumber ini masih banyak dimanfaatkan warga hingga sekarang. Sesekali waktu pemuda setempat sengaja menyebar bibit ikan. Lalu setelah besar dipancing bersama-sama. Biasanya saat sore hari. Sembari menjelang waktu salat maghrib. Kebetulan, sumber ini berada tepat di belakang musala.

Tak hanya digunakan memancing. Anak-anak kecil di sana juga senang bermain air di sumber ini. Kondisinya aman. Tidak pernah ada insiden maupun hal yang negatif. "Yang penting hati-hati," tutur Solikah.

Dia menuturkan, sumber ini dulunya hanya berupa kumpulan beberapa belik. Warga dulu juga memanfaatkan sumber ini untuk mencuci baju dan mandi. Namun karena sekarang zaman sudah modern, warga sudah memiliki sarana untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK) sendiri.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#SUMBER #kemarau #mata air #alam