Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Orang Ikut Grobyak Ikan di Sumber Gundi Tanjung Pagu Kabupaten Kediri

Andhika Attar Anindita • Senin, 31 Juli 2023 | 16:38 WIB

 

ANTUSIAS: Ribuan warga Desa Tanjung, Pagu mencebur ke Sumber Gundi untuk menjaring ikan dalam Grobyak Ikan kemarin pagi.
ANTUSIAS: Ribuan warga Desa Tanjung, Pagu mencebur ke Sumber Gundi untuk menjaring ikan dalam Grobyak Ikan kemarin pagi.

KEDIRI, JP Radar Kediri-
Ribuan orang menceburkan diri ke Sumber Gundi di Desa Tanjung, Pagu kemarin pagi. Hawa dingin dan angin kencang yang berembus tak menghalani niat mereka untuk mengikuti Grobyak Ikan yang rutin digelar setiap bulan itu. Perburuan selama beberapa jam memang tak sia-sia, ada warga yang berhasil menjaring ikan tombro seberat 10 kilogram (kg)!

Warga datang dengan membawa berbagai peralatan ‘tempur’ masing-masing sedari pagi. Seperti bubu, serok, dan jaring. Begitu acara dimulai sekitar pukul 08.00, peserta langsung mengerahkan usaha terbaiknya. Mereka mencari ikan dengan bersemangat. Tak peduli basah. Badan dipenuhi lumpur.

“Yang penting bisa meramaikan acara desa. Bonusnya dapat ikan,” ujar Dodik, 34, salah seorang warga setempat yang mendapatkan jackpot ikan tombro seberat 10 kg.

Penonton Grobyak Ikan ini tidak hanya berasal dari Desa Tanjung saja. Banyak yang sengaja datang dari luar desa maupun kecamatan untuk melihat. Hanya saja, yang boleh ikut mencari ikan hanya warga setempat. Syaratnya, membeli tiket seharga Rp 10 ribu melalui ketua rukun tetangga (RT) masing-masing.

Ada berbagai jenis ikan yang diperebutkan para peserta. Seperti ikan mas, patin, nila, dan tombro. Acara yang merupakan agenda tahunan  ini sekaligus untuk memperingati  bulan Sura atau Muharram.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak setempat juga antusias mengikuti acara tahunan tersebut. “Mulai dari anak-anak hingga bapak-bapak semuanya menjadi satu,” tutur Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Mohamad Ghupron.

Ghupron menurutkan, tiket sebanyak seribu lembar ludes terjual. Hasil pendapatan tiket menurutnya akan dibelikan benih ikan tawar kembali. Benih tersebut disebar lagi ke Sumber Gundi. Sehingga tahun depan bisa dipanen lewat

Grobyak Ikan lagi. “Begitu seterusnya. Jadi bisa berputar terus untuk grobyak ikan tahun depannya lagi,” tandas pria berkacamata tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Don Vito Gusbaki menyebut acara yang mampu mempererat kebersamaan dan persaudaraan warganya itu digelar terus setiap tahunnya. “Harapannya dengan ini desa bisa adem, ayem, dan kondusif. Warganya kompak dan selalu guyub,” tandas pria yang akrab disapa Vito ini.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#ikan tombro #grobyak ikan #tradisi #sumber air