Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hidup-Mati Sumber Cakarwesi Kelurahan Tosaren Kota Kediri Bergantung Swadaya Pengelola

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 27 Juli 2023 | 17:12 WIB

 

JERNIH: Boiran, juru kunci Sumber Cakarwesi, menunjukkan titik mata air utama yang airnya jernih dan terus mengalir.
JERNIH: Boiran, juru kunci Sumber Cakarwesi, menunjukkan titik mata air utama yang airnya jernih dan terus mengalir.

Sumber Cakarwesi punya segudang potensi yang bisa dikembangkan. Tapi terhadang tantngan besar. Pengelola dihadapkan fasilitas yang belum tersentuh pembangunan.

Sebagai kawasan mata air yang luasnya mencapai satu hektare, Sumber Cakarwesi dikelilingi vegetasi yang beragam. Pohon-pohonnya pun dipercaya ada yang telah berusia ratusan tahun. Menjadi habitat belasan jenis burung dan satwa hutan lainnya.

Sayang, upaya konservasi di titik mata air masih sangat minimal. Seluruh area mata air belum diberi bangunan pengaman. Yang menjaga dari ancaman longsor dan erosi.

“Kami inginnya sumber segera dibangun. Karena ancamannya itu kalau musim hujan. Selain itu juga agar orang-orang cepat mengetahui tentang tempat ini,” ujar salah satu anggota paguyuban pengelola Sumber Cakarwesi Pujiono.

Menurut Pujiono, pengembangan mata air jadi persoalan yang tak bisa serta-merta diselesaikan oleh pengelola. Sebab, hingga kini, mereka masih mengandalkan dana swadaya. Salah satunya dari pemilik lapak dagangan yang membayar sewa tiap hari. Yang kemudian masuk ke kas pengelola untuk membiayai operasional sumber.

“Yang pasti harus keluar dana kan listrik. Kalau untuk itu saja masih cukup (dengan uang kas). Tapi kalau untuk memperbaiki yang longsor itu nggak cukup. Hanya bisa bantu tenaga. Atau kalau tidak hanya dengan material seadanya,” urainya.

Beruntung tahun lalu mereka mendapat kucuran dana dari pemerintah. Oleh pengelola dan kelurahan, dana itu digunakan untuk menambah fasilitas penunjang. Seperti kamar mandi, kursi taman, dan permainan anak-anak.

“Itu dulu dapat dana pokmas (kelompok masyarakat, salah satu penerima bantuan prodamas, Red) jadi kami bangunkan kamar mandi karena itu penting. Tapi pengunjung juga usul minta diadakan musala. Itu yang pengen kami adakan,” tambah Pujiono.

Besar harapan warga setempat, Sumber Cakarwesi bisa terus lestari. Menjadi objek wisata alam andalan masyarakat, itu hanya bonus. kelestarian mata air-lah yang jadi tujuan utama. Itu bisa tercapai dengan upaya konservasi yang juga tak luput dari dukungan pemerintah daerah.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#wisata sumber air #SUMBER #sumber air #Sumber Air Alami