Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ketika Anjing dan Kucing Keluarkan Air Liur Berlebihan, Ini Pemicunya

Habibaham Anisa Muktiara • Jumat, 7 Juli 2023 | 17:14 WIB

 

Photo
Photo

Penyakit mulut tidak hanya terjadi pada hewan ternak, seperti sapi atau kambing. Namun penyakit ini juga dialami hewan anabul. Meski sama, hanya beda nama bakteri dan penyebabnya.

Mulut berliur secara berlebih bisa terjadi pada anak bulu (anabul), seperti anjing dan kucing. Kendati anjing pada dasarnya lebih banyak mengeluarkan air liur dibandingkan kucing, jika berlebihan patut diwaspadai.

“Banyak yang menyebabkan kucing mengeluarkan air liur secara berlebihan,” terang Dokter Hewan Asa Nadlarotunna’imma.

Gejalanya adalah sariawan parah dan gejala lain mengarah penyakit yang disebabkan virus. Gejala lain yang dimaksud adalah berliur dan diare berbau. Tanda diare berbau ini kondisi saat sedang BAB, bagian anus atau pantatnya akan terlihat kotor. Sebab kondisi badannya yang lemas, membuat anabul tidak bisa self grooming.

Nama virus penyebab hewan berliur secara berlebih adalah calici. Hewan yang terkena calici virus ini bisa tertular dari sesama kucing atau anjing. Calici virus ini dapat berdampak parah, karena mengurangi kemampuan mereka untuk makan. Tidak hanya itu saja, indra penciuman juga akan tersumbat. Hal ini menyebabkan hewan akan menolak makanan.

Namun jika dalam kondisi baik, di mana dapat makan secara normal, kedua telinga tidak mengeluarkan cairan, dan tidak terkena diare. Air liur keluar secara berlebihan ini bisa disebabkan oleh karang gigi. “Biasanya jika mulut kucing dibuka, akan terlihat karang pada giginya,” imbuhnya.

Jika air liur keluar secara berlebih disebabkan karang gigi bisa dilakukan scaling. Perawatan gigi tersebut dapat dilakukan di klinik hewan, yang memiliki peralatan untuk scaling.

Namun jika tidak ada, bisa dilakukan perawatan alami. Salah satunya adalah dengan diberi makanan kering. Ini nanti dapat mengikis secara alami. “Jadi pemberian makanan basah ini dijadwal, jangan sampai berlebihan,” kata Nana. Sebab jika diberi makan basah secara berlebihan, takutnya akan mengalami penumpukan pada gigi. Sehingga pemberian makanan basah yang baik sehari cukup satu saset.

Terjadinya karang gigi pada hewan ini juga tidak bisa diremehkan. Sebab jika karang gigi sudah parah, bisa menyebabkan gigi terlepas. Untuk dapat mengetahui penyebab anabul mengeluarkan air liur secara berlebihan. Adalah dengan dilakukan pemeriksaan. Dengan begitu akan tahu tidak apa yang dilakukan.

Penyebab air liur keluar secara berlebih ini bisa disebabkan karena trauma tertabrak. Akibat tertabrak, membuat rahang hewan dislokasi atau miring. Hal tersebut mengalami ileran. “Berliur secara berlebih ini bisa waktu tertabrak, juga dapat sudah ada persembuhan tetapi lokasi mengsel akhirnya ngiler terus,” ungkap perempuan alumni kedokteran hewan Universitas Airlangga ini.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kucing #hewan peliharaan #anjing #satwa #air liur