Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Sosok Diana Dwi Sukmawati yang Jadi Juara 1 Duta Genre Kabupaten Kediri

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 12 Juni 2023 | 17:26 WIB
(Foto: Habibah A. Muktiara)
(Foto: Habibah A. Muktiara)
Pernah mengalami kegagalan, Diana Dwi Sukmawati nyaris menyerah. Namun semangatnya terlecut saat ikut lomba pidato tingkat provinsi 2019. Ada peserta lain yang menyulut nyali dan menepis rasa pesimistisnya. Dari pengalaman berbagai lomba itulah, dia ikuti ajang Duta Genre Kabupaten Kediri dan raih juara.

Diana Dwi Sukmawati, Peraih Juara 1 Duta Genre Kabupaten Kediri
Kerap diremehkan karena bukan dari keluarga terpandang, Diana Dwi Sukmawati tak patah semangat. Perempuan yang jadi Duta Genre Jatim kategori Influencer itu justru menjadikannya motivasi. Hingga akhirnya ia membuktikan dirinya mampu.

Sedari sekolah dasar (SD), Diana sudah mengikuti berbagai perlombaan puisi. Walaupun tidak pernah menang, dia terus mencoba. Dari mengikuti lomba demi lomba ia memperoleh pengalaman. Dari situ, mentalnya terbangun.

“Dari SD terbiasa ikut lomba puisi, tapi nggak pernah juara. Namun itu saya jadikan pengalaman dan melatih mental,” ujar perempuan yang tinggal di Nglaban, Desa Maron, Kecamatan Banyakan itu.

Sempat dicibir karena kalah, Diana tak mundur. Cibiran itu justru menguatkan mentalnya. Kekalahan-kekalahan tidak membuatnya menyerah. Namun, justru membuat gairahnya terpacu. Menginjak SMP, dia mengikuti lomba pidato, ternyata ladang kemenangan terletak di situ. Terbukti beberapa kali Diana meraih juara.

“Di SMP beberapa kali juara, mulai dari pidato umum sampai pidato agama,” ungkap gadis yang Desember nanti menginjak umur 19 tahun.

Puncak semangatnya terpacu ketika mengikuti lomba pidato agama di tingkat provinsi pada 2019. Saat itu, dia bertemu peserta lain yang orang tuanya tukang becak. Saat berbincang sembari menunggu giliran tampil, peserta perempuan yang belum sempat ditanya namanya itu, membuat pesimistis Diana sirna. “Saat ngobrol, dia bilang gini, kalau nggak menang nggak apa-apa, penting ada cerita untuk diceritakan. Dari situ membuat saya tersadar dan semakin bersemangat ikut-ikut lomba walaupun tidak menang,” aku putri pasangan Syaifudin dan Sunariyatiningsih ini.

Itu menjadi latar belakang Diana berani mengikuti ajang duta genre. Selain itu juga karena ingin balas dendam dengan keinginannya yang sebelumnya tidak ingin melanjutkan SMA-nya di SMAN 1 Grogol. “Bukan keinginan hati sekolah di Grogol, jadi gimana caranya cari sesuatu yang kuinginkan. Salah satunya untuk meraih prestasi,” akunya sambil mengingat yang sebelumnya mengira kalau sekolah di Grogol tidak menyenangkan justru malah sebaliknya.

Saat SMA, beberapa kali mengikuti perlombaan lewat ekstrakurikuler PIK R A’Forling, namun kegagalan juga tak jarang dia rasakan, hingga membuat semangatnya runtuh. Namun sekali lagi semangatnya kembali terpompa setelah melihat video motivasi dari Najwa Shihab. “Di situ Mbak Najwa bilang, gagal itu ada jatahnya, masa muda gunakan untuk menghabiskan jatah gagalmu, dari situ jadi nambah semangat lagi, sampai akhirnya nyoba ikut duta genre,” urainya.

Photo
Photo
(Foto: Wahyu Adji)

Sebelum itu juga pernah beberapa kali patah semangat karena kalah saing saat bertanding dengan kakaknya yang juga satu sekolah. Diana sempat tidak mau mengikuti lomba karena yang lolos mewakili sekolah adalah kakaknya, Rahma Putri Sukmawati.

“Sempat bikin patah hati, pikirku udah kakak aja sekalian yang ikut, toh kalau aku ikut pasti kalah dengan kakak,” kata perempuan yang menjadikan kakaknya sebagai sosok inspiratif dan juga rival sejati.

“Walau demikian, kakak juga selalu men-support, saat ganti aku yang ikut lomba, dia yang ngajarin. Tapi saat dia udah lulus, wahh giliranku sekarang yang mewakili sekolah,” candanya dengan tawa yang renyah.

Prestasi juara satu Duta Genre Kabupaten Kediri dan Duta Genre Jatim Kategori Influencer ini, diakui Diana, tidak lepas dari peran kakak, orang tua, dan semua orang yang mendukungnya. Tahun ini Diana melanjutkan studinya di Unesa prodi ilmu komunikasi.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita viral #berita terbaru #berita hari ini #motivasi