Selama Ramadan ada beberapa kandungan yang biasanya ada pada makanan yang dijual beberapa penjual takjil. Mulai kandungan formalin, rodhamin B, dan borax. Tidak hanya kandungan pada makanan yang perlu diperhatikan, namun juga kemasannya.
“Diimbau pedagang tidak menggunakan kertas yang sudah bertinta,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri Dokter (dr) Fauzan Adima. Kertas tinta yang dimaksud ini adalah kertas koran, buku pelajaran, atau kertas cetak lainnya.
Bukan tanpa alasan kenapa kertas mengandung tinta ini disarankan tidak digunakan untuk membungkus makanan. Salah satunya dampak bagi kesehatan. Karena kemungkinan tinta yang berada di kertas ini dapat mencemari makanan. “Kami berharap pedagang menggunakan kemasan yang aman untuk makanan,” imbuhnya.
Dari keterangan yang didapatkan wartawan Jawa Pos Radar Kediri, kertas yang bertinta ini mengandung zat kimia. Zat kimia tersebut berdampak negatif terhadap tubuh manusia dan dapat memicu berbagai penyakit. Larutan bahan kimia ini bisa menempel pada makanan yang diletakkan di atasnya. Dan akan masuk ke dalam tubuh saat dimakan.
Zat kimia yang ikut dicerna dengan makanan akan menyebabkan penyakit. Seperti kanker, kerusakan hati higga kelenjar getah bening. Tidak hanya penyakit kanker, kandungan pada kertas bertinta ini juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Karena kertas tersebut juga mengandung dissobutyl phthalate dan dinbutyl phthalateyang. Selain kandungan bahan kimia, kertas bertinta ini terkandung bakteri. Kandungan mikrooganisme sangat banyak.
Bahkan mikroorganisme dan jamur dapat tumbuh pada kertas bekas. Keseluruhan bahan-bahan berbahaya ini dapat berpindah dari kemasan ke bahan pangan, terutama jika ada faktor-faktor yang memicu migrasi, seperti jenis bahan pangan, jenis bahan kemasan, waktu kontak, luas permukaan kontak, suhu, dan konsentrasi.
“Sehingga pedagang ini diharpakan menggunakan kemasan makanan berbahan dasar kertas non daur ulang,” kata Fauzan. Kemasan makanan berbahan dasar kertas non-daur ulang bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan penggunaan kemasan daur ulang, styrofoam, dan kemasan kertas non-daur ulang yang baik untuk konsumen, makanan, dan lingkungan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah