Proyek yang ditender itu adalah untuk meningkatkan kualitas permukiman di kawasan Kampung Inggris. Dengan pagu anggaran mencapai Rp 26,3 miliar!
“Ini masih proses tender,” aku Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) agus Sugiarta kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, proyek tersebut masuk dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang sudah lama dicanangkan Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023, revitalisasi Kampung Inggris ini ditargetkan bisa dikerjakan April.
Ada 185 perusahaan yang menjadi peserta lelang. Dari jumlah tersebut, hanya 25 peserta yang data harga penawaran dan harga terkoreksi muncul di layanan pengadaan secara elektronik.
Saat ini proses tender masuk tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga. Tahapan ini berlangsung sampai minggu ketiga Maret. Sesuai jadwal, tanda tangan kontraknya diselesaikan akhir Maret.
“Jika tidak ada perubahan April bisa dikerjakan,” tambah Agus.
Sementara itu, tender supervisi untuk proyek tersebut nilai anggarannya hampir mencapai Rp 1 miliar. Yaitu sebanyak Rp 902,5 juta.
Agus menegaskan, penataan kawasan kumuh di Kampung Inggris menjadi salah satu program prioritas Pemkab Kediri. Program ini disiapkan untuk menyulap kawasan Kampung Inggris menjadi tempat eduwisata. Karena itu anggaran yang disiapkan bukan saja dari Pusat. Tetapi juga diambil dari program corporate social responsibility (CSR) Pertamina.
Selain meningkatan kualitas permukiman kumuh, Pemkab Kediri juga akan menata kawasan pertamanan hingga segi pendidikan. Sebab itu, proyek pengembangan kawasan Kampung Inggris ini akan dikerjakan oleh banyak organisasi perangkat daerah (OPD).
Sebab itulah Agus memastikan kawasan Kampung Inggris akan dipercantik. Menjadi kawasan pendidikan yang ramah bagi para pengunjung. Selain taman juga dilakukan pembangunan drainase, pavingisasi, hingga pembuatan instalasi pengelolaan air limbah (ipal). Semua itu akan dikerjakan tahun ini.
Terpisah, Kepala Desa Tulungrejo Pare Nurhasan menyambut baik rencana Pemkab Kediri untuk mengembangakan kawasan Kampung Inggris. Selama ini, akses jalan di perkampungan yang sempit sudah ditambah lebaranya.
“Kalau nanti penataan kampung kumuh itu membutuhkan rumah susun kami juga sudah siapkan tempatnya,” ucap Nurhasan. Saat ini, pihak pemdes hanya menata beberapa akses jalan yang sempit. Temasuk membersihkan taman di tepi sungai.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah