Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Muhammad Bevan Pramudito, Pelajar yang Sukses Berinvestasi NFT

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 13 Februari 2023 | 18:21 WIB
(Foto: Ilmidza Amalia Nadzira)
(Foto: Ilmidza Amalia Nadzira)
Usianya masih belia. Dia juga masih duduk di bangku SMA. Namun, remaja asal Kelurahan Bandarlor, Kecamatan Mojoroto ini sukses mencari cuan hanya bermodalkan laptop!

Akhir pekan itu Muhammad Bevan Pramudito memilih tetap stay di kamar. Di lantai dua rumah bertembok warna abu-abu di Perumahan Griya Indah Permatasari. Menghadapi tiga komputer. Melihat grafik yang garisnya naik turun.

Komputer-komputer itu merupakan hasil jerih payah Bevan-demikian pemuda ini biasa disapa. Uangnya dia dapat dari hasil investasi di kripto dan non-fungible token (NFT). Grafik yang dia lihat itu adalah statistik akun Crypto dan NFT-nya.

“Sejak SMP saya sudah berinvestasi saham,” ucap alumnus MTsN 2 Kota Kediri ini.

Di kamar itulah segala aktivitas yang berkaitan dengan investasi dan saham dilakukan oleh pelajar di SMAN 2 Kota Kediri ini. Meninggalkan aktivitas yang biasa dilakukan remaja sebayanya. Menggantinya dengan kegiatan yang, baginya, produktif tersebut.

Bagi Bevan, usia muda bukan penghalang berinvestasi. Seperti dirinya, yang dulu bercita-cita jadi pilot, ketika remaja berbelok. Ingin menjadi investor yang bisa mengembangkan perusahaan kecil menjadi besar. Ia tertarik mempelajari ilmu investasi dan saham karena terinspirasi tokoh seperti Bill Gates.

Jalan yang dia pilih adalah belajar ilmu investasi. Melalui baca buku dan menonton di Youtube. Ia paham, investasi butuh modal. Padahal tidak mungkin saat itu dia meminta uang ke orang tuanya demi menaruh modal di Crypto.

“Akhirnya saya jualan keripik di sekolah. Tiap hari bawa tiga pak. Per pak untung Rp 10 ribu. Sehari, saya bisa menabung Rp 30 ribu,” tutur anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Baven juga gamers yang piawai. Yang bisa pula menghasilkan cuan. Hasil dari nge-games itulah yang digunakan untuk berinvestasi. Dia sempat menjadi streamer game di salah satu perusahaan E-Sport terkenal di Indonesia, developing game server, sampai 3D model Texturing. Hanya bermodalkan laptop merk Asus yang saat itu diberikan kedua orang tuanya untuk belajar.

Pertama kali investasi dia bermodal Rp 1 – 2 juta. Tak melulu profit tinggi, ia juga pernah lost. Tapi, dia tak kapok. Justru membuat Bevan tertantang. Akhirnya ia belajar kenapa bisa lost, kenapa bisa rugi. “Pernah juga pakai platform yang ternyata investasi bodong,” kenangnya.

Sambil mencari modal ia juga mencari informasi dari komunitas Crypto di Indonesia maupun di luar negeri.  Tujuannya sharing pengalaman dan mencari lebih banyak informasi agar bisa meraih keuntungan lewat NFT. “Mengapa NFT, karena masih tahap awal dan saya rasa untuk jangka panjang bisa diandalkan. Makanya saya tidak ragu berinvestasi,” tuturnya.

Setelah melewati proses panjang, akhirnya ia berani berinvestasi dengan modal agak besar pada Desember 2021. Yakni 0,4 Ethereum atau setara Rp 14 juta. Dari modal investasi itu, ia berhasil melipat gandakan modalnya hingga Rp 250 juta. “Itu saya putar terus. Ada NFT saya beli dan jual kembali sampai pernah asetnya menjadi miliaran,” ujarnya.

Meskipun sukses Bevan sempat mengalami penolakan dari orang tuanya. Karena dia dianggap belum cukup umur. “Saya pernah ketahuan menggunakan laptop untuk game dan main Crypto. Jadi, laptop disita selama sehari,” kenangnya.

Pelan-pelan Bevan menjelaskan tentang dunia investasi kepada orang tuanya. Kini, kedua ortunya juga turut belajar investasi. Karena melihat potensi yang didapatkan Bevan.

Dari hasil selama empat tahun menekuni investasi, Bevan sudah bisa berkunjung ke Dubai dan Singapura. Itu juga karena ada pertemuan dengan para investor dunia. Dia juga sering diundang ke Jakarta, Bali, dan Surabaya.

Selain sukses berinvestasi, Bevan juga berprestasi di tingkat nasional. “Pernah juara 1 lomba bisnis dan finance di IPB 2021, juara 4 lomba robotic di Jakarta 2020,” tuturnya.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #update berita #berita terbaru #berita kediri hari ini