Puding adalah sebuah hidangan penutup yang umumnya dibuat dari bahan-bahan yang direbus, dikukus, atau dipanggang. Makanan berasal dari Prancis ini memiliki tekstur yang lembut dan manis. Rasanya juga beragam, mulai dari stroberi, cokelat hingga vanila.
Dalam rangka menyambut Imlek tahun ini, puding tersebut dibentuk kelinci. Di mana hewan herbivora ini adalah shio untuk tahun baru Imlek tahun 2023.
Seperti yang diketahui dalam budaya Tionghoa, kelinci merupakan simbol panjang umur, kedamaian, dan kemakmuran. Sehingga tahun 2023 diartikan sebagai tahun penuh harapan.
"Imlek identik dengan makanan manis, puding adalah sajian yang manis," terang Yetty Christina Utama Pemilik Puding Art Kota Kediri.
Dalam budaya Tiongkok ini memiliki arti tersendiri. Di mana dengan memakan makanan yang manis, harapan ke depannya rezeki yang didapat semanis seperti makanan yang dihidangkan.
"Makanan ini terbuat dari perpaduan bahan agar-agar, jelly, susu, air dan gula," imbuhnya. Dengan bahan tersebut tidak salah saat dimakan, puding ini teksturnya begitu lembut saat masuk kedalam mulut. Tekstur lembut ini membuat mudah untuk ditelan. Sehingga sajian ini dapat dinikmati oleh semua umur.
Agar terlihat menarik, puding satu ini dipadukan dengan buah-buahan yang segar. Mulai dari strawberry, anggur, hingga kiwi. Buah-buahan ini membuat puding ini terlihat lebih berwarna.
"Selain bentuk kelinci, namun juga ada bentuk buah persik, jeruk, dan Yuanbao," kata perempuan beralamat Kelurahan Pakelan, Kecamatan Kota. Dari bentuk-bentuk tersebut memiliki makna yang berbeda. Untuk buah persik yang melambangkan keabadian dan awet muda. Kemudian buah jeruk yang melambangkan keberuntungan. Dan Yuan Bao atau uang china ini melambangkan kemakmuran.
Karena merupakan dessert, puding satu ini akan lebih nikmat jika dihidangkan dalam keadaan dingin. Sehingga disarankan sebelum menyantapnya untuk terlebih dahulu disimpan di lemari pendingin. Editor : Anwar Bahar Basalamah