Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Komunitas Musik Jadul Plat-AG

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:59 WIB
PEDULI SESAMA MUSISI: Komunitas Musik Jadul saat tampil dalam Pentas Amal di Warung Padang Padi, Minggu (23/10). (Foto: M. Arif Hanafi)
PEDULI SESAMA MUSISI: Komunitas Musik Jadul saat tampil dalam Pentas Amal di Warung Padang Padi, Minggu (23/10). (Foto: M. Arif Hanafi)
Grup ini berisi musisi-musisi gaek. Tetap semangat mengalunkan nada. Berusaha menjaga marwah musik dangdut yang sebenarnya.

lagu dangdut lawas Citra Cinta dan Saleha milik Rhoma Irama mengalun merdu. Dihiasi hentakan gendang, petikan melodi, dan dentingan suara keyboard. Lagu ini menjadi pembuka aksi Komunitas Musik Jadul Plat AG dalam doa bersama dan pentas amal di Warung Padang Padi Kaliombo.

“Ini pertemuan rutin komunitas kami. Setiap tiga bulanan. Tempatnya berpindah-pindah,” terang Badrus Soleh, salah satu personel Plat AG.

Khusus acara itu, mereka melakukan penggalangan dana. Untuk seorang anggota, Gatot Jenggot, yang terbaring sakit. Gatot Jenggot adalah salah satu pendiri grup musik ini.

Dua ratusan orang hadir dalam pentas amal itu. Ada beberapa nama musisi lawas Kediri yang hadir. Seperti Cak Herman, Henny Damayanti, Rully Munir, dan Nitta Fuat. Nama-nama itu adalah penyanyi yang telah malang melintas di berbagai pentas di Kediri.

Photo
Photo
(Foto: M. Arif Hanafi)

Selain musisi gaek, yang muda pun terlihat. Ada nama Titik Sanova. Penyanyi ini sempat melejit lewat keikutsertaannya di salah satu ajang pencarian bakat penyanyi dangdut di televisi swasta tanah air. Titik sempat juga melantunkan berapa lagu.

Ada pula Bung Harianto. Pria ini adala pimpinan FORSA alias Fans of Rhoma Irama dan Soneta DPC Tulungagung. Juga  Lucky Mahanika, penyanyi gaek Blitar yang sempat gabung tur grup milik Rhoma Irama itu.

“Ini luar biasa. Masih ada komunitas yang peduli kemurnian musik dangdut,” puji Cak Sugiono. Cak Gik, demikian biasa disapa, adalah penabuh kendang grup Kharisma Mara Karma. Grup terkenal di era 90-an.

Dari sisi organisasi, komunitas ini tak memiliki pengurus. Mereka menyebutnya admin. Ada tiga admin yang mewakili tiga daerah. Pertama Badrus Soleh Mukaron, admin Kediri pimpinan Orkes Melayu (OM) Intan Sahara. Kemudian Sumiran, admin Tulungagung pimpinan OM Mahadewa. Serta terakhir Juadi, wilayah Blitar yang pimpinan OM Ajusta.

“Secara khusus, misi kami adalah mempertahan musik dangdut orisinal sesuai pakemnya,’ tegas Badrus.

“Bukan kami tidak setuju dengan aliran-aliran baru seperti dangdut koplo, dangdut campursari, dan lainnya. Tapi kami ingin dangdut Orisinal tidak hilang,” sambungnya.

Komunitas ini terbentuk 2014. Di Kediri, base camp grup ini di Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri dan di Sanggar Satria Buana Jaya, Dusun Katang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Sedangkan di Tulungagung tempatnya di Omah Kopi Candra Nada, Balerejo. Serta di Blitar ada di Studii Ajusta, Sanankulon.

“Hal penting lain yang selalu kami gaungkan adalah regenerasi para penyanyi dan musisi dangdut orisinal. Tak lelah kami selalu berbagi dan mengajari para generasi baru untuk menjaga orisinalitas musik dangdut,” urai Badrus.

Selama pentas amal itu, para musisi bergantian memainkan alat musik sesuai kehaliannya. Juga para penyanyinya. “Inilah kami. Kebersamaan dan silaturahmi selalu kami kedepankan. Kawan kawan dari bebagai grup musik kalau sudah tampil di sini melebur manjadi The Jadul Band. Menanggalkan nama-nama besar band mereka,” tandas Badrus.

Tak terasa enam jam berlalu dengan cepat. Pentas amal itu pun selesai. “Alhamdulillah target pengumpulan donasi untuk Mas Gatot Jenggot tercapai. Saya berterimakasih sekali kepada kawan-kawan atas kerelaannya dan kepeduliannya kepada sesama musisi yang sedang kesusahan,” pungkas Badrus. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#berita terkini #seputar kediri #kediri #kabar kediri terkini #info terbaru kediri #info kediri #viral kediri #berita terbaru #berita kediri terbaru #dangdut #berita kediri terkini #musik jadul #musik #plat ag #kediri lagi #berita viral kediri #kabar kediri #kediri news