Masih di kawasan wisata Ragil Kuning. Selain wahana kolam renang, pemancingan, dan wisata kuliner, pengunjung dapat menikmati keindahan dan kesejukan alam pedesaan dengan river tubing. "River tubing ini salah satu wahana baru," terang Kepala Desa Krenceng Sumari.
Dia menjelaskan bahwa river tubing ini perjalanan menelusuri perairan sepanjang aliran Sungai Serinjing yang membelah Desa Krenceng. Di sungai itu, dahulu Desa Krenceng ada babagan yang dihuni seseorang bernama Mbah Jogo. Sebagai penghargaan kearifan lokal terhadap sosok sesepuh yang pernah hidup dan menunggu aliran Sungai Serinjing di Krenceng.
"Ekspedisi Kalijogo kemarin di dampingi tim safety dari aliansi relawan FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) Kabupaten Kediri dan Gusdurian Mojokutho 87 Kabupaten Kediri serta pendamping desa," papar Sumari.
Sebelum resmi dibuka, para pendamping dari beberapa instansi tersebut mengecek dan melatih emergency pada pengelola. Pelatihan ini terkait jika ada kecelakaan selama river tubing.
Percobaan pertama river tubing dilakukan pada Minggu (20/3). Yang membedakan dari rute river tubing, salah satunya adalah peserta ke sungai melewati jembatan zaman kolonial Belanda. Cara turun menggunakan tali seperti wall climbing.
"Setelah turun ke sungai, baru dilakukan river tubing menggunakan ban," kata orang nomor satu di desa tersebut. Untuk Sampai finis, jaraknya sekitar 1,5 kilometer. Selama perjalanan akan disuguhkan pemandangan asri ala hutan tropis di tebing aliran sungai.
Dari start hingga finis butuh waktu setidaknya satu jam. Untuk keamanan jangan khawatir, karena sudah dilengkapi pemandu yang andal dan peralatan sesuai standar. Bagi pengunjung yang mau wisata hanya dibanderol Rp 50 ribu per orang. Itu sudah satu paket mulai pengantaran, pendampingan wisata, penjemputan hingga makan setelah tubing. (ara/ndr)
Editor : adi nugroho