Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Manfaat Terapi Trigger Point Yoga bagi Kesehatan Tubuh

adi nugroho • Selasa, 25 Januari 2022 | 17:43 WIB
manfaat-terapi-trigger-point-yoga-bagi-kesehatan-tubuh
manfaat-terapi-trigger-point-yoga-bagi-kesehatan-tubuh



Dalam yoga terdapat banyak sekali teknik. Di mana setiap tekniknya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah terapi trigger point. Ini merupakan teknik kerja tubuh dengan menggunakan tekanan.


                                                                                                   


Terapi trigger point dalam yoga memfokuskan pada teknik kerja tubuh dengan tekanan. Ketika memberikan tekanan pada tissue pada otot, khasiatnya dapat meredakan rasa sakit dan fungsi pada bagian tubuh.


Sebab setiap tubuh manusia memiliki tidak hanya secara psikologis. Namun juga fisiologis. Untuk memaksimalkannya, dapat diseimbangkan dengan melakukan yoga. Salah satu jenis yoga yang bisa menjadi alternatif adalah trigger point therapy.


“Ketika mengikuti kelas yoga salah satu materi yang didapatkan adalah trigger point ini,” terang Instruktur Yoga Terapi PYK Rina Agustina.


Kepada Jawa Pos Radar Kediri, dia mengatakan, untuk melakukan trigger ini menggunakan bola dengan berdiameter enam sentimeter. “Ukuran bola disarankan menggunakan bola tenis atau bola golf,” ungkapnya.


Bola-bola tersebut, menurut Rina, diletakkan pada titik sakit dalam badan. Namun targetnya bukan otot dan fasia atau jaringan ikat yang berupa lembaran yang menyelimuti otot.


“Untuk mengatasi masalah vertigo, migrain, dan sakit kepala yang ditekan ini di bagian punggung atas hingga tengah,” imbuhnya.


Setelah menemukan titiknya, Rina mengatakan, kemudian yang perlu dilakukan adalah menelentangkan tubuh atau menyandarkan punggung pada dinding. Ketika melakukan pose tersebut, bola akan mendapat tekanan pada titik tersebut.


Selain punggung, lanjut Rina, titik lain yang dapat ditekan adalah pangkal paha, dada, telapak tangan, kaki dan masih banyak lainya. Bola-bola tersebut didiamkan pada titik area sekitar tiga hingga lima menit.


Untuk melakukan trigger point therapy, menurut Rina, harus dalam pengawasan instruktur yang profesional. Hal tersebut agar manfaat yoga bisa menjadi optimal dan terhindar dari cedera.


“Selain penurunan gejala nyeri punggung, leher dan bahu, dan juga nyeri lutut, nyeri otot dan persendian, linu panggul dan sakit kepala. Namun juga peningkatan mobilitas dan fleksibilitas pada tubuh,” paparnya.


Rina menambahkan, tidak hanya untuk meredakan vertigo, migrain, hingga sesak napas. Terapi trigger point ini juga berguna bagi yang mengalami artritis, sindrom carpal tunnel, sakit kronis pada punggung, lutut, dan bahu, kram menstruasi, hingga cedera whiplash. (ara/ndr)


Editor : adi nugroho
#radar kediri #berita terkini #kediri #info kediri #info terkini #kesehatan #berita kediri