Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Panji Paling Berpeluang untuk Jadi Ikon

adi nugroho • Senin, 22 November 2021 | 17:13 WIB
panji-paling-berpeluang-untuk-jadi-ikon
panji-paling-berpeluang-untuk-jadi-ikon

Sekitar tujuh tahun silam, tema-tema kegiatan di Kediri berkaitan erat dengan Panji. Mulai dari karnaval, seni tari, hingga seminar. Semua bertema Panji. Sayang, kegiatan menguatkan budaya Panji itu menghilang dan tak berlanjut. 


 


Diskusi quo vadis budaya Kediri yang digelar Jawa Pos Radar Kediri di hotel Bukit Daun, Desa/Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri pada Rabu malam (10/11), idealnya membedah lagi pokok-pokok pikiran kebudayaan yang sudah disusun. Di sana sudah ada pendataan dan penjaringan budaya.


Dengan demikian bahasan diskusinya bisa lebih detail. Hal itu diutarakan , Jamran, pemerhati budaya Kediri. “Implementasi di daerah memang kurang, kalau pusat sudah sangat baik,” papar laki-laki berkaca mata ini.


Padahal, menurut pria 54 tahun itu, pemerintah daerah punya peran penting untuk menetapkan regulasi dan menggerakkan kebudayaan. Dari diskusi yang sudah ada, Jamran mengklaim, Panji paling punya potensi jadi ikon Kediri. Bahkan saat ini, setelah ditetapkan sebagai Memory of The Wolrd (MoW) dari Unesco, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mulai bergerak ke daerah.


Jamran mengungkapkan, sekitar dua minggu lalu– terhitung sejak 10 November 2021 –Pemerintah Pusat dan Pemrov Jatim sudah bergerak mengenalkan Panji ke daerah-daerah. Dari sana, sudah terendus bila Panji ke depannya bisa menjadi ikon nasional.


Padahal, dalam diskusi ini sudah terungkap bahwa lambang negara Garuda ternyata berasal dari Kediri, yakni Garudeya. Begitu juga dengan bendera Merah Putih juga dari Kediri.


Meski menjadi ikon nasional, Jamran menganggap Panji punya peluang besar jadi ikon Kediri? Alasannya, setting tentang Panji ini berasal dari Kediri. Untuk memperkuat Panji dari Kediri, Jamran lewat Dewan Kesenian Kota Kediri (DK3) sempat menggelar Festival Panji Nusantara pada 2014 silam. Ketika itu, kegiatan digelar di bantaran Sungai Brantas.


Ada banyak yang digelar kala itu. Di antaranya, menurut Jamran, ada pertunjukan seni tari bertema Panji. Yakni, tari seribu topeng Panji. Kemudian karenaval yang menampilkan tema-tema tentang cerita Panji. Yang terakhir adalah kegiatan seminar tentang Panji.  “Semua konsepnya tentang Panji,” bebernya.


Sayang, upaya penguatan untuk mematangkan budaya Panji di Kediri itu tidak ada lagi kelanjutannya. Dari beragam alternatif yang ada, Jamran pun sepakat bila Kediri memilih salah satu ikon yang benar-benar kuat seperti Panji.  Kedua daerah, yakni kota dan kabupaten, tinggal memberi nama depannya.


Bisa Bumi Panji atau Kota Panji, yang pasti pemda sesegera mungkin menetapkan ikon itu agar bisa menjadi karakter warga Kediri yang ada di kota maupun kabupaten.(rq/ndr/bersambung)


 

Editor : adi nugroho
#radar kediri #budaya #kediri #kebudayaan #diskusi #sejarah