Nama Guyangan ternyata lahir dari aktivitas dunia malam sejak zaman Belanda. Saat masih ada pabrik gula di tahun 1800-an, banyak yang datang ke sana untuk menikmati goyangan. Sehingga, akhirnya masyarakat mengenal daerah tersebut sebagai Guyangan.
“Nama Guyangan ini karena di sana banyak goyangan,” ujar Aries Trio Effendy, penggiat sejarah Kota Nganjuk kepada wartawan koran ini. Agar tidak terlalu vulgar maka masyarakat sejak zaman Belanda menyebut daerah tersebut sebagai Guyangan. Sehingga, saat mereka datang ke sana, anak-anak tidak memahami apa yang dicari.
Untuk bisnis prostitusi di Guyangan, Aries memprediksi sudah ada sejak abad ke-18. Saat itu, ditandai dengan munculnya pabrik gula di Guyangan. Banyak pegawai Belanda yang membutuhkan wanita malam untuk menemaninya. Karena mereka datang ke Indonesia tidak membawa istri. Akhirnya, wanita pribumi dipaksa menjadi pekerja seks komersial (PSK) untuk melayani penjajah Belanda. “Pegawai PG dari Belanda itulah konsumen utama para PSK,” ujar Aries.
Selain itu, orang-orang pribumi yang memiliki uang dan kedudukan juga menggunakan jasa PSK tersebut untuk memuaskan nafsunya. Karena itulah, Guyangan sudah ramai sejak zaman penjajah Belanda. Bisnis dunia malam di sana menjadi yang terbesar di wilayah Kota Angin. Apalagi, lokasi Guyangan berada di jalur strategis. Yaitu, berada di jalur Nganjuk-Madiun. Yang otomatis, merupakan jalur perdagangan besar sejak zaman dulu. “Bisnis prostitusi di Guyangan semakin subur dengan adanya pabrik gula,” ujar Aries.
Banyaknya pegawai pabrik gula dan adanya pekerjaan di sana membuat Guyangan menjadi primadona bagi para lelaki hidung belang. Cewek-cewek di Kota Angin dan sekitarnya banyak yang dijual di sana. Mereka juga mendirikan warung-warung di sekitar pabrik gula.
Sayang, jejak pabrik gula di Guyangan hingga kemarin belum ditemukan. Namun demikian, Aries memprediksi pabrik gula di Guyangan lebih besar dibandingkan Pabrik Gula Lestari. Karena pabrik gula itu masuk wilayah barat yang berada satu kelompok dengan Madiun. “Saat itu, Nganjuk juga menjadi salah satu daerah yang memiliki beberapa pabrik gula yang besar-besar,” ujarnya.
Editor : adi nugroho