KOTA, JP Radar Kediri - Bunga matahari di Kelurahan Pojok, Mojoroto mekar kembali. Spot di tepi jalan menuju gua Selomangleng itu pun kembali menjadi jujukan videografer dan warga untuk berswafoto.
Seperti Selasa (15/6) lalu, sekelompok anak muda terlihat merekam video pembuatan iklan produk kecantikan di sana. Kebun bunga matahari dipilih karena dianggap mewakili keindahan alam. “Kami memang cari tempat yang alami. Nah di sini tempatnya sangat oke,” ujar Himesa, warga Kelurahan Bandarkidul, Mojoroto.
Seperti halnya Himesa yang semangat, dua model kemarin seolah tak mau membuang waktu saat mendapat kesempatan berkunjung ke kebun bunga matahari. Usai pengambilan video selesai, mereka langsung berswafoto untuk diunggah di media sosial.
Pantauan koran ini, dari beberapa petak kebun di sana, belum semua bunga mekar. Hanya satu petak saja yang mayoritas bunganya sudah mekar. Meski demikian, pengunjung tetap antusias berfoto di sana.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) M. Ridwan menuturkan, instansinya bertugas menanam dan merawat bunga agar bisa tumbuh dengan baik. Adapun untuk pariwisata dikelola oleh dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda, dan olahraga (disbudparpora).
Diakui Ridwan jika belum semua bunga matahari mekar. Sesuai hitungan, bunga baru akan mekar setelah berusia dua bulan. “Paling lama akan bertahan 3,5 bulan setelah disemai,” terang Ridwan.
Terpisah, Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar menyebut pihaknya belum membuka salah satu objek wisata di Kota Kediri tersebut. Kalaupun saat ini bunga matahari sudah mekar, menurutnya agar brand lokasi tersebut tidak mati.
“Kami memang masih menanam. Tetapi belum dibuka karena dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan,” tuturnya mengimbau masyarakat untuk tidak mengunjungi lokasi tersebut dalam waktu dekat.
Pemkot, jelas Nur Muhyar, mematuhi instruksi tentang pelarangan pembukaan tempat wisata untuk daerah yang masuk kategori zona oranye. Nur Muhyar menegaskan, keselamatan warga adalah yang paling penting. Karenanya, tempat wisata dan taman kota masih ditutup hingga sekarang.
Untuk diketahui, di lokasi kebun bunga matahari memang tidak dilakukan penjagaan. Meski demikian, belum banyak orang yang berkunjung ke lokasi tersebut Selasa lalu. Hanya ada enam orang kru videografer dan dua orang talent yang berada di sana. (rq/ut)
Editor : adi nugroho