Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Di Balik Layar Syuting Film Yowis Ben 3 di Kota Kediri

adi nugroho • Rabu, 9 September 2020 | 23:12 WIB
di-balik-layar-syuting-film-yowis-ben-3-di-kota-kediri
di-balik-layar-syuting-film-yowis-ben-3-di-kota-kediri

Warga Kota Tahu heboh tiga hari ini. Pasalnya, ada syuting sekuel film Yo Wis Ben 3 di sini. Animo penikmat film itu pun tersedot ke beberapa lokasi pengambilan gambar.


 


ANDHIKA ATTAR. KOTA, JP Radar Kediri.


 


Malam luruh di jantung Kota Kediri. Lalu-lalang kendaraan bermotor silih berganti melewati Jalan Basuki Rahmat. Mendadak, kawasan kantor Pemkot Kediri itu dipenuhi warga dan pengendara yang lewat tadi malam (8/9). Tak seperti biasanya. Lengang.


Sejak menjelang petang, halaman balai kota itu dipenuhi orang dengan mimik serius. Mereka menyiapkan sebuah hajatan. Panggung berukuran sedang dengan kilatan lampu berwarna-warni disiapkan. Bukan acara peringatan atau perayaan. Namun, sebuah syuting film.


Ya, seperti yang sudah banyak diketahui, Kota Kediri menjadi salah satu daerah yang menjadi lokasi pengambilan gambar film Yo Wis Ben 3. Film besutan sutradara kenamaan Fajar Nugros tersebut telah tiga hari terakhir melakoni syuting di Kota Tahu.


Puncaknya, salah satu adegan konser dari cast atau pemain Yo Wis Ben 3 yang digelar di halaman depan Kantor Pemkot Kediri tadi malam. “Saya berharap, kita semua dapat mencontoh ide dan kreativitas teman-teman dari Yo Wis Ben ini,” ujar Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat memberikan sambutan.


Film yang menampilkan aktor Bayu Skak sebagai pemeran utama ini menilai Kota Kediri memiliki daya tarik tersendiri. Oleh karena itulah, beberapa titik yang terkenal sebagai landmark kota dipilih untuk lokasi syuting.


Pengambilan gambar dari beberapa adegan film tersebut dilakukan selama tiga hari. Mulai hari Minggu (6/9) hingga puncaknya pada Selasa (8/9) kemarin. Beberapa lokasi yang dipilih sebagai tempat syuting adalah Hotel Merdeka, Hotel Grand Surya, Jl Stasiun, Patung Panji Asmorobangun, Soto Pojok, Jembatan Brawijaya, dan di Balai Kota Kediri.


“Ini merupakan bagian dari promosi daerah secara jangka panjang. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaannya,” tutur wali kota yang gemar bersepeda tersebut.


Dari beberapa lokasi pengambilan gambar, ada beberapa kesamaannya. Bukan dari sisi adegan apalagi skenario yang dimainkan. Melainkan dari segi animo warga kota yang berduyun-duyun penasaran. Mereka agaknya ingin menyaksikan secara langsung proses syuting tersebut.


Pasalnya, tidak bisa dipungkiri selama ini kebanyakan hanya tahu produk jadinya. Tanpa mengetahui bagaimana proses syuting atau aktivitas di belakang layar produksi sebuah film. Terlebih, film ini akan ditayangkan secara nasional di bioskop-bioskop di berbagai kota di Indonesia.


Tak heran, beberapa warga yang penasaran pun tak bisa menahan diri. Mereka ingin melihat langsung pengambilan gambar. Dari satu adegan beralih ke adegan berikutnya. Terutama, pengambilan gambar yang dilakukan di tempat terbuka. Seperti halnya di Jembatan Brawijaya Kota Kediri.


Tampak beberapa warga antusias ingin menjadi saksi di balik layar dari film yang dibintangi Joshua Suherman, Brandon Salim, dan Anya Geraldine tersebut. Puncaknya adalah pada saat pengambilan adegan yang dilakukan para pemain di Balai Kota Kediri.


Pantauan koran ini, puluhan warga silih berganti menonton jalannya syuting dari kejauhan. Pihak panitia telah disiapkan untuk mengatur mereka agar tidak menggerombol dan melebihi kapasitas yang diperbolehkan. Terlebih, supaya tidak mengganggu jalannya syuting.


“Sengaja datang ke sini untuk melihat langsung. Soalnya, kemarin waktu syuting di Jembatan Brawijaya hanya sempat melihat sambil berkendara saja,” aku Risa Anjelina, 19, warga yang datang melihat proses syuting di balai kota.


Wajah-wajah semringah tampak terpancar dari para penonton. Mereka terlihat puas dengan hegemoni konser yang ditampilkan. Dengan sorot lampu yang terang benderang. Dengan timpalan lampu warna-warni yang mengguyur malam. Dengan suara bising dari pengeras suara yang lama tak terdengar selama pandemi ini.


“Saya penasaran karena mengidolakan Brandon Salim. Mumpung bisa melihat secara langsung meski dari kejauhan,” sambung Risa kegirangan.


Remaja asal Kelurahan Banjaran, Kota Kediri ini mengaku, puas bisa menjadi saksi hidup dari proses syuting Yo Wis Ben 3. Meskipun hanya sebagai penonton. Bukan sebagai cameo atau setidaknya ektras pula. Namun, ia tetap merasa bangga. “Kalau ada syuting di sini kan juga ke depannya lebih banyak orang yang mengenal Kota Kediri dan berlibur ke sini,” tandas Risa.


Untuk diketahui, sebelum syuting di Kota Kediri, film Yo Wis Ben 3 sudah menyelesaikan syuting di Kota Solo. Selanjutnya, setelah dari Kota Kediri perjalanan kru film akan menuju Malang dan seterusnya ke Banyuwangi.(ndr)


 


 

Editor : adi nugroho
#radarkediri #film