Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Menelusuri Titik Nol Kota Kediri yang Berpindah-pindah

adi nugroho • Sabtu, 22 September 2018 | 21:06 WIB
menelusuri-titik-nol-kota-kediri-yang-berpindah-pindah
menelusuri-titik-nol-kota-kediri-yang-berpindah-pindah

Titik nol di suatu kota biasanya ditandai dengan satu bangunan bersejarah. Bahkan di beberapa kota titik nol ditandai dengan monumen yang jadi kebanggaan warga. Lalu, di mana titik nol Kota Kediri?


 


DIDIN SAPUTRO


 


Titik nol kilometer. Begitu titik awal pengukuran jarak antara kota satu dengan kota lainnya ini biasa disebut. Banyak titik nol, di beberapa daerah, punya penanda penting. Seperti bangunan bersejarah era kolonial.


Novi Bahrul Munib, seorang pemerhati sejarah dan budaya Kediri, menyebut titik nol Kota Kediri dulunya di depan kantor eks-Karesidenan Kediri. Lokasi paal nul itu kalau saat ini ada di Taman Sekartaji.


Novi, demikian sapaan sang pemerhati sejarah dan budaya itu, tak sekadar mengklaim. Dia mengacu pada peta era kolonial Belanda. Peta keluaran 1913 tersebut bertuliskan Soerabaja 83 dan Madioen 53. Satuan pengukurannya masih menggunakan satuan paal. Satuan pengukuran yang digunakan oleh rezim kolonial saat itu.


“Satu paal kalau sekarang sama dengan 1,5 kilometer,” terang Novi kepada Jawa Pos Radar Kediri.


Di sekitar titik nol versi peta Belanda itu banyak tempat penting dan bersejarah zaman dulu. Bahkan, sampai saat ini beberapa di antaranya jadi cagar budaya. Sebut saja Kantor Residen, Rumah Dinas Residen yang saat ini menjadi Rumah Dinas Kapolresta Kediri, Gereja Merah, Benteng Blokhuis, hingga Pasar Pelabuhan atau yang saat ini menjadi Pasar Bandar.


“Dari peta Belanda tersebut bisa diketahui bahwa dahulu titik nol ada di barat daya Kantor Residen. Namun itu titik paal, bukan kilometer,” jelasnya.


Ia menyebut bahwa saat ini pemakaian satuan paal sudah dihapus. Diganti dengan satuan kilometer. Juga. patok titik nol yang ada di Taman Sekartaji itu sudah tidak ditemukan lagi. Sudah tak ada tugu titik nol paal yang dimaksud.


Yang pasti saat ini tugu titik nol Kota Kediri sudah berpindah. Namun sejak kapan dipindahkan, belum ada sumber yang pasti terkait hal ini.


Pemerhati sejarah lain, Tjahjana Indra Kusuma, menyebut bahwa titik awal pengukuran atau pusat pengukuran di Indonesia ini sebagian besar berawal dari pusat pemerintahan tertinggi menurut stratanya. Seperti dari ibu kota provinsi menuju ibu kota-ibu kota karesidenan. “Dilanjutkan ke daerah lain di sekitarnya yang tingkatan stratanya lebih rendah,” ujarnya.


Selama ini, dari pengamatan Jawa Pos Radar Kediri, banyak warga yang bertanya-tanya terkait keberadaan titik nol kilometer Kota Kediri. Tak jarang ada yang menyebut bahwa tugu nol saat ini terletak di depan SMP Katolik Santa Maria. Salah satunya adalah Rofiq, warga Kota Kediri. Saat ditanya di mana letak nol kilometer Kota Kediri, pria 34 tahun ini pun menyebut bahwa yang dia tahu adalah di Jalan Brawijaya. “Yang saya tahu ya di depan Santa Maria,” sebutnya. Dinda, warga lain menyebut bahwa titik nol kilometer adalah Alun-alun Kota Kediri.


Dari pantauan Jawa Pos Radar Kediri, di kota ini ada sejumlah tugu yang bertuliskan nol kilometer. Yakni di Jl Suparjan Mangun Wijaya, perbatasan antara Kelurahan Mojoroto dan Kelurahan Bujel. Ada 3 informasi jarak yang bisa dilihat di tugu tersebut. Yakni Surabaya 123, Kediri 0, dan Kertosono 28.


Ada juga di depan SMPN 1 Kota Kediri. Namun tugu di tempat ini hanya bertulis Surabaya 123. Mirip dengan yang tertulis di daerah Mojoroto.


Sementara yang ada di depan SMPK Santa Maria kondisinya sudah memprihatinkan. Tulisan untuk penanda jarak pun sudah tidak terlihat lagi. Untuk tugu nol kilometer di sini merupakan tugu yang paling lama dibanding kedua tugu nol kilometer lainnya.


“Titik nol kilometer ini menurut saya sangat penting, untuk mengetahui di mana pusat suatu kota,” kata Dinda.


Menurut Kasi Pembangunan dan Rehabilitasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Kediri Sunarto, dua patok titik nol kilometer tersebut adalah kewenangan Bina Marga Nasional. “Yang jelas bukan patok kota, antara provinsi atau nasional,” ujarnya.


Selama ini dari dinas terkait dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri belum bisa memastikan di mana letak patok nol kilometer milik Kota Kediri. Hal inilah yang banyak menjadi pertanyaan. Termasuk kondisi patok titik nol yang ada di depan SMPK Santa Maria Kota Kediri. Belum ada kejelasan dari pihak berwenang.


Padahal keberadaan patok nol kilometer tersebut sangat sarat akan nilai sejarah. Apalagi Kota Kediri ini merupakan salah satu kota penting di Jawa Timur.

Editor : adi nugroho
#kediri #pagu