Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Banyak Inovasi, Banyak Motivasi

adi nugroho • Minggu, 8 Juli 2018 | 21:55 WIB
banyak-inovasi-banyak-motivasi
banyak-inovasi-banyak-motivasi


Membuat hal-hal baru dan selalu berusaha untuk berbenah adalah salah satu nilai tambah dari dr Yaya Mulyana. “Kami harus bisa berbenah mulai dari hal kecil. Karena dari situlah nanti lama-lama kami akan terbiasa dan menjadi lebih baik lagi,” ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Jember ini.


Dokter yang karib disapa Yaya ini bersama semua stafnya tidak pernah berpuas diri dengan capaian selama ini. Mereka bertekad terus melakukan perbaikan. Selalu meningkatkan pelayanan. Sebab, pelayanan kepada masyarakat sangatlah penting. Kualitas layanan tak akan berarti tanpa diimbangi keramahan dan sikap responsive. “Pasien tidak menilai dari status yang kita miliki saat ini. Mereka melihatnya dari pelayanan yang kita berikan,” kata ayah tiga anak iini.


Yaya menekankan bahwa masyarakat butuh pelayanan yang berkualitas, cepat, ramah. Yang bisa membuat mereka nyaman. Mulai dari kontak pertama saat mendaftar, proses pelayanan dan pemeriksaan, hingga mengambil obat. “Itu harus maksimal semua tanpa terkecuali,” tegasnya.


Di puskesmas ini sudah memiliki indikator standar pelayanan sendiri. Mulai dari pendaftaran pasien baru ada standar waktu pelayanan. Setiap hari dilakukan pengukuran untuk kecepatan. Juga ada standar keramahan petugas dan standar peralatan medis.


“Kami memiliki pelayanan prioritas untuk para lansia, anak dan ibu hamil, serta pasien-pasien disabilitas,” imbuhnya.


Pasien prioritas didahulukan dalam proses pemeriksaan. Meskipun ruangan masih terbatas untuk pasien prioritas, pihak puskesmas berusaha tetap mendahulukan mereka.


Yaya kemudian menyebut slogan The Best. Yaitu berusaha anak dan ibu sehat selalu. Juga antenatal care (ANC) Mobile terpadu, Yang dinilai bisa meningkatkan akses pelayanan ibu hamil. “Tim puskesmas mulai dari dokter, dokter gigi, bidan, ahli gizi, laborat, yang melakukan kunjungan ke desa-desa yang ada di dataran tinggi,” terang Yaya.


Juga ada program move on. Program ini untuk mendekatkan akses deteksi dini kanker leher rahim. Semacam puskesmas keliling yang dimodifikasi agar bisa melakukan pemeriksaan. “Mobil kita keliling ke taman-taman posyandu. Alhamdulillah dengan inovasi tersebut antusiasme wanita di usia subur yang melakukan pemeriksaan meningkat drastic. Cakupanya pun semakin luas,” tambahnya.


Move IT, yaitu melalui mobile informasi teknologi. Sebuah inovasi berupa aplikasi yang dikembangkan untuk sistem informasi kesehatan ibu dan anak. Ibu hamil bisa mengakses aplikasi tersebut untuk mengetahui apa saja yang harus dilakukan selama kehamilan. Setelah memasukan data diri aka nada informasi dan anjuran yang harus dilakukan. Terutama bila ada risiko kehamilan.


Aplikasinya juga bisa untuk anak-anak. Yang bisa digunakan untuk melihat gizi pada anak tersebut. Dengan memasukkan kondisi yang ada maka akan banyak informasi yang  keluar.


“Jadi dengan inovasi ini akan lebih memudahkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan,” beber dokter yang hobi sepak bola itu.


Yaya punya kata kunci dalam bekerja dan melayani kesehatan masyarakat ini. yaitu semuanya dibuat senang saja. “Jadi kalau seperti ini maka pekerjaan tidak akan merasa berat. Dan beban yang bertumpuk-tumpuk akan terasa ringan,” akunya.


Sosok dr Yaya, oleh para staf puskesmas, memang dinilai sebagai sosok yang pekerja keras, disiplin tinggi, dan punya semangat luar biasa. “Beliau punya inovasi baru untuk kemajuan Puskesmas Ngadi,” ujar Ririn Sri Wahyuni, bidan puskesmas.


Selain itu, menurutnya, dokter Yaya bisa mengerti bagaimana stafnya satu per satu.
“Kepada pasien juga terkenal ramah. Sering ikut kegiatan di luar sehingga beliau bisa lebih dekat dan berbaur dengan masyarakat,” imbuhnya.


Saat pagi haripun ketika apel, staf puskesmas selalu diberi semangat. “Itu memang komitmen kita semua dari awal. Dan sudah diwanti-wanti oleh dr Yaya bahwa kami harus bisa,” pungkasnya.


 


 


-         Akreditasi Nasional dan mendapatkan Predikat Paripurna bersama 7 Puskesmas se-Jawa Timur


-         Lomba Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien tingkat Nasional dapat juara Harapan 3 akhir 2017.


-         Tenaga Kesehatan Teladan kategori Dokter, Dokter Yaya juara 2 tingkat Provinsi 2018.


-         Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Puskesmas Berprestasi Pedesaan) juara 2 tingkat Provinsi 2018.

Editor : adi nugroho
#kediri #kesehatan