Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mereka Memberikan Pelayanan Kesehatan Sepenuh Hati untuk Masyarakat

adi nugroho • Minggu, 8 Juli 2018 | 21:51 WIB
mereka-memberikan-pelayanan-kesehatan-sepenuh-hati-untuk-masyarakat
mereka-memberikan-pelayanan-kesehatan-sepenuh-hati-untuk-masyarakat

Bagi masyarakat kebanyakan, puskesmas menjadi jujugan utama dalam mencari pengobatan. Mereka pun sangat butuh pelayanan kesehatan yang terjangkau. Namun, tentu dengan kualitas yang tetap prima. Dan ini ditunjukkan oleh petugas di Puskesmas Ngadi.


 


Sarjiah tak perlu menunggu di antrean terlalu lama. Namanya sudah terdengar dipanggil oleh petugas registrasi. Warga Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri itu segera mendapat giliran untuk diperiksa petugas medis.


Budaya memberikan pelayanan prima tercermin di tempat ini, Puskesmas Ngadi. Mengedepankan keramahan. Terutama bagi pasien. Pelayanan prima seperti itu bahkan mengalahkan tampilan gedung kesehatan ini yang terlihat biasa saja.


Yang jelas, puskesmas ini mendapat akreditasi dengan predikat paripurna. Dan itu diperoleh bukan tanpa sebab. Hasil dari keramahan, kecepatan, dan pelayanan maksimal yang diberikan oleh seluruh karyawannya. Baik itu bagian medis maupun non-medis. Yang membuat pasien merasa nyaman dalam berobat.


“Petugasnya ramah dan sabar. Juga cepat menangani pasien,” ucap wanita 54 tahun usai dilayani oleh petugas di puskesmas yang berada di utara Pasar Desa Ngadi ini.


Sarjiah juga mengaku cocok dengan obat yang diberikan puskesmas. Membuatnya tak perlu jauh-jauh pergi ke rumah sakit untuk berobat.


“Cukup di sini saja. Obatnya gratis. Dekat rumah dan pelayanan juga sangat cepat,” senyum Sarjiah mengembang saat mengatakan hal ini.


Ika Suryaningsih, salah seorang petugas puskesmas,  mengungkapkan bahwa semua ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa kedekatan mereka dengan masyarakat. Terutama para pasien yang datang. “Kami tidak pernah membedakan semua pasien. Baik yang umum ataupun yang memakai Kartu Indonesia Sehat (KIS, Red) dari pemerintah,” jelasnya.


Menurut Ika, puskesmas ini adalah milik masyarakat. Mereka pula yang berhak mendapatkan pelayanan terbaik.


Dari kerja keras dalam melayani pasien secara maksimal itulah Puskesmas Desa Ngadi sering disambangi puskesmas lain. Mereka yang datang itu mempelajari seperti apa pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Ngadi. Melakukan studi banding.


Bahkan, yang berstudi banding tak hanya puskesmas dari Jatim saja. Ada yang dari luar pulau. Tercatat perwakilan Puskesmas Rokan Hulu Riau dan Puskesmas dari Kota Sorong Papua pernah datang ke sini. Sedangkan yang dari Jatim di antaranya puskesmas dari Gresik, Tuban, atau Pacitan.


Dokter Yaya Mulyana, kepala Puskesmas Ngadi, menyebut bahwa semua ini tak lepas dari kerja keras para petugas puskesmas. Dia menilai semangat para petugas puskesmas yang dipimpinnya sangat tinggi. Itu dibuktikan dengan antusiasme masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.


“Kami di sini merupakan abdi masyarakat. Dan telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang bermutu dan berkualitas. Itu sudah kami tanamkan dalam jiwa,” tuturnya.


Tak hanya di dalam lingkup puskesmas saja, komitmen memberikan pelayanan terbaik itu juga dilakukanya di luar puskesmas.  Inovasi demi inovasi juga telah dibuat. Tak hayal kalau puskesmas ini pun banyak mendapatkan penghargaan. Baik di tingkat provinsi maupun nasional.


Dokter kelahiran Ciamis inipun menyampaikan bahwa dengan segala keterbatasan yang dimiliki Puskesmas Ngadi tapi mereka bisa mendapatkan banyak prestasi. Dan itu merupakan nilai tambah bagi keberadaan puskesmas.

Editor : adi nugroho
#mojo #kesehatan