Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Maraknya Kos-kosan ‘Short Time’ di Kediri

adi nugroho • Rabu, 23 Agustus 2017 | 04:08 WIB
maraknya-kos-kosan-short-time-di-kediri
maraknya-kos-kosan-short-time-di-kediri


Kediri sebagai ‘service city’ rupanya menarik minat banyak pendatang untuk mengadu nasib di Kediri. Di Kota Kediri sendiri sudah menjamur tempat-tempat kos yang disewakan.  Tak hanya disewa bulanan atau tahunan, tetapi ada pula yang disewa per jam.


 


Misalnya tempat kos milik Machfudi yang berada di Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Sistem sewa per jam tentunya memberi keuntungan besar bagi pemilik. Machfudi bahkan dapat meraup omzet puluhan juta dari menyewakan lima kamar kos dengan tarif per jam.


Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, Machfudi menyewakan kamar kosnya dengan harga Rp 50 ribu per jam untuk tiga kamar fasilitas biasa (kipas angin). Kemudian Rp 100 ribu untuk dua kamar fasilitas lengkap (kulkas dan AC).


Dari data yang dihimpun dari berbagai sumber (termasuk catatan kos Machfudi), ia menerima uang sewa rata-rata Rp 220 ribu per hari. Sedangkan dalam satu minggu, dengan pemasukan berbeda-beda tiap harinya, Machfudi mendapat uang sewa kurang lebih Rp 1,3 juta per minggu. Dalam satu minggu tersebut, tercatat penghasilan tertinggi ada di Hari Sabtu (weekend).


Tak berhenti sampai di situ, kita hitung lagi dengan jarak waktu yang lebih panjang. Dari sumber yang dihimpun, Machfudi bahkan mampu menghasilkan uang sampai belasan juta tiap bulannya. Jika di rata-rata, dari Januari hingga Juli Machfudi menghasilkan uang sebesar Rp 58.540.000 dibagi tujuh bulan atau rata-rata Rp 8.362.857 per bulan.


Penghasilan tertinggi Machfudi selama tahun 2017 terjadi di Bulan April dengan penghasilan sampai Rp 12.450.00,00. Sedangkan yang terendah di akhir 2016 yakni Rp 550 ribu. Hal ini dikarenakan, pada awal berdirinya rumah kos Machfudi (satu tahun lalu) ia masih menyewakan kamar dengan sistem bulanan.


Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, tak hanya kos Machfudi yang menawarkan kos-kosan harian atau short time. Tapi, juga bisa ditemukan di sejumlah tempat lain. Seperti salah satu kos yang berada di Kecamatan Mojoroto, berada tidak jauh dari kampus swasta terbesar di Kota Kediri. Juga beberapa kos lainnya. Rata-rata tidak jauh dari kampus dan sekolah.


Terkait hal ini, Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi menaruh perhatian lebih. “Keberadaan kos-kosan harian ini yang patut kita evaluasi bersama,” terangnya saat pers realease Senin (7/8) lalu.


Khusus tempat kos harian milik Machfudi, Anthon membenarkan jika hal ini sudah berlangsung lama. Dan ia pun tak menampik jika banyak kos lain yang menawarkan jasa ‘short time’ atau per jam. “Kita punya datanya, akan kita lidik dan dalami kos yang dijadikan seperti hotel ini,” pungkas mantan Kasatlantas Polresta Kediri ini.


 


 


Besarnya Pendapatan Kos Short Time


Desember 2016                       550.000


Januari 2017                         3.270.000


Februari                               6.225.000


Maret                                   1.420.000


April                                   12.450.000


Mei                                     12.225.000


Juni                                    10.640.000


Juli                                     12.310.000


** Data catatan Machfudi (saat tertangkap)


Rata-Rata  Pendapatan Tiap Hari Beda   


Senin    : 300 ribu


Selasa   :  50 ribu


Rabu     : 50 ribu


Kamis    : 250 ribu


Jumaat  : 290 ribu


Sabtu     : 390 ribu


*Data catatan satu minggu milik Machfudi


 


 

Editor : adi nugroho