JP Radar Kediri-Kegiatan yang digelar oleh tim dari Jawa Pos Radar Kediri dan dihadiri langsung oleh Wakil Kepala SMAN 1 Plosoklaten Eri Hartini, Manager Event JP Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti dan perwakilan dari Yamaha Yesi Arisiana Verasanti.
Acara ini tidak hanya memperkenalkan rangkaian kompetisi kepada para pelajar. Tetapi juga mengajak mereka melihat teknologi sebagai sarana untuk berkarya.
Tanpa meninggalkan kekayaan budaya lokal yang bisa diikuti siswa dari berbagai jenjang.
Eri Hartini menilai tema tersebut relevan dengan kondisi pelajar saat ini. Menurutnya, kedekatan generasi muda dengan teknologi perlu diarahkan menjadi sesuatu yang produktif.
School Contest dapat memberikan ruang siswa untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas yang dimiliki selama ini.
“Anak-anak saat ini kan sangat fasih dengan dunia digital. Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi mereka untuk mengasah kemampuan, menunjukkan bakat, sekaligus menghasilkan karya,” ujar Eri Hartini.
Manager Event JP Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti menjelaskan bahwa School Contest tahun ini akan menghadirkan 13 nomor kompetisi bergengsi.
Antara lain Mading Wars, Band Competition, Modern Dance Competition, Traditional Dance Competition, School English Star, Photography Competition, Short Video Competition, Essay Competition, Poetry Writing and Reading Competition, Mobile Legend Bang Bang Tournament, Canvas Totebag Hand Painting Competition, E-Football Class Mobile Tournament, serta Kids Solo Singing Competition.
“Tahun ini kami membawa tema Digital Roots, Local Soul. Diharapkan nanti dalam semua kompetisi tidak hanya tekonologi digital namun juga terdapat unsur budaya,” jelas Dian.
Rangkaian kegiatan School Contest akan gelar di Convention Hall Simpang Lima Gumul Kediri pada 6 hingga 8 November 2026. Pendaftaran mulai dibuka sejak tanggal 1 Oktober 2026 dengan dua cara pendaftaran.
Yaitu secara online melalui link school contest dan offline yang dapat di lakukan di kantor JP Radar Kediri. Namun khusus peserta yang mendaftar saat roadshow akan mendapat diskon 10 persen.
Selain sosialisasi School Contest, kegiatan Road to School Contest XVIII di SMAN 1 Plosoklaten juga diisi dengan edukasi dari Yamaha.
Materi yang diberikan tidak sekadar mengenalkan produk tetapi juga menyasar aspek yang dekat dengan kehidupan pelajar. Yakni keselamatan berkendara.
Tidak lupa juga perwakilan dari Yamaha Yessi Arisiana Verasanti memberikan beberapa doorprize kepada para peserta yang menjawab pertanyaannya.
“Pada acara ini merupakan ajang yang sangat bagus untuk mengasah anak anak agar lebih kreatif dan berprestasi tentunya dengan hadiah yang menari,” tutur Yessi.
Acara roadshow ini mendapat antusiasme dari para peserta. Tidak hanya siswa SMAN 1 Plosoklaten. Namun juga beberapa siswa dan guru pendamping dari sekolah lain di Kabupaten Kediri.
Baca Juga: Daya Tarik Classy Yamaha di Pestapora 2026, Wadah Kreativitas Gen Z dan Komunitas Urban
Sejumlah siswa tidak sekadar menyimak tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan mengenai mekanisme School Contest XVIII. Salah satunya Vadilla Chyntia dari SMK Karya Wates yang antusias melempar pertanyaan terkait teknis dan tema lomba yang diikutinya.
“Saya ikut lomba fotografi dan short video competition ini tahun ke dua dan tahun lalu juga juara dua. Jadi untuk tahun ini saya antusias untuk ikut lagi,” tandas Vadilla dengan ceria. (him/tar)
Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri