NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Ratusan siswa antusian mengikuti gelaran Axis School Fest yang berlangsung di SMA Negeri 1 Tanjunganom pada Kamis pagi (30/7/2026). Axis School Fest adalah sebuah ajang edukatif yang digagas melalui kolaborasi sinergis antara Axis, Radar Kediri (Jawa Pos Group), dan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Nganjuk.
Sekitar 300 siswa yang hadir tidak hanya berasal dari SMA Negeri 1 Tanjunganom saja, melainkan hadir pula siswa undangan dari SMA Muhammadiyah 3 Tanjunganom, dan SMA Pomosda Tanjunganom.
Kepala sekolah SMA Negeri 1 Tanjunganom, Drs. Bowo M.MPd mendukung penuh acara ini. Beliau mengajak para siswa untuk terus berkembang, mengikuti perkembangan zaman dengan adanya teknologi
Ia juga meminta para siswa didik untuk menerapkannya di kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Axis School Fest Gencarkan Literasi Digital, Ini Antusiasme Siswa di SMAN 1 Kertosono
“Saya berharap anak-anak menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Sehingga bisa berdampak positif dan jadi bagian yang positif dari digital. Mencurahkan kreasi dan potensi yang di miliki” ujar Bowo.
Setelah mendengar dengan saksama sambutan yang disampaikan kepala sekolah, para siswa yang hadir mendengarkan pemaparan dari pihak Axel. Disini mereka diberi informasi terkait keunggulan Axel yang jadi solusi saat ini.
Para siswa juga mengikuti materi Digital Content Creator yang disampaikan pemateri dari Jawapos Radar Kediri.
Shinta Nurma Ababil selaku pemateri memberikan informasi terkait kiat-kiat menjadi konten kreator, sekaligus hal-hal yang harus diperhatikan supaya karya yang diunggah dapat menjangkau luas ke pengguna sosial media.
Abyan Daris, salah satu siswa SMA Negeri 1 Tanjunganom, melontarkan pertanyaan tentang bagaimana cara supaya konten kita dilirik suatu brand. Menjawab hal tersebut, Shinta menjelaskan pentingnya memiliki value dalam isi konten dan konsistensi.
“Ketika ingin suatu brand melirik kita, pastikan kamu memiliki konten yang berkualitas. Memiliki pengikut dengan segmentasi yang jelas, dan kompeten dalam menggeluti niece konten tersebut” terang Shinta.
Benang merah dalam pembahasan tersebut, bahwasannya konsistensi menjadi kunci keberhasilan seorang konten kreator. Disamping itu, pemahaman akan keinginan, maksud, dan tujuan pembuatan konten harus dipahami setiap konten kreator.
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan memiliki gambaran akan perannya di dunia digital, sekaligus berani mencoba dan bijak menaruh diri di media sosial.
Editor : Shinta Nurma Ababil