Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Festival Kuno Kini Jadi Magnet UMKM Crafting, Stan Disdagin Kabupaten Kediri Raup Omzet Jutaan Rupiah

Redaksi Radar Kediri • Senin, 25 Mei 2026 | 20:13 WIB
Pengunjung melihat lihat batik ecoprint di stan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri. (Himalaya azzahra)
Pengunjung melihat lihat batik ecoprint di stan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri. (Himalaya azzahra)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri — Pameran Kuno Kini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM crafting binaan Dinas Perdagangan dan perindustrian kabupaten Kediri, Selama 11 hari pelaksanaan, stand UMKM berhasil mencatat omzet hingga Rp4 juta dari penjualan beragam produk handmade, batik ecoprint.

Capaian tersebut dinilai sangat memuaskan, terlebih produk ecoprint dan kerajinan handmade masih tergolong belum banyak dikenal masyarakat luas. Tingginya antusiasme pengunjung pun membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus mengenalkan karya lokal khas daerah.

Sri Winarti (63), pemilik Edelweiss Batik asal Tinalan, yang berbasis ecoprint, mengaku penjualan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding pelaksanaan sebelumnya. Menurutnya, ramainya pengunjung membuat produk crafting lebih mudah menarik perhatian masyarakat.

“Omzet Rp4 juta selama 11 hari ini sangat memuaskan sekali. Apalagi produk ecoprint masih awam dibeli masyarakat, tetapi ternyata banyak pengunjung yang tertarik,” ujarnya.

Baca Juga: Festival Kuno Kini 2026 Terus Ukir Rekor Baru! Pengunjung Melonjak, Omzet Pedagang Tembus Rp 7 Miliar

Tak hanya batik ecoprint, stand tersebut juga menghadirkan berbagai produk crafting seperti crochet, aksesori handmade, tas, hingga kerajinan dekoratif yang dibuat langsung oleh pelaku UMKM lokal binaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri, Keunikan produk dan sentuhan handmade menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Pameran Kuno Kini.

Sri menuturkan, dirinya hampir selalu mengikuti pameran tahunan tersebut. Namun, menurutnya, pelaksanaan tahun ini terasa lebih istimewa karena jumlah pengunjung meningkat drastis dan minat masyarakat terhadap produk lokal juga semakin tinggi.

“Setiap tahun ikut, tapi tahun ini luar biasa ramai. Banyak yang datang, melihat-lihat, lalu tertarik membeli,” tambahnya.

Baca Juga: 10 Hari, Pengunjung Kuno-Kini Nyaris 400 ribu Orang, Deviana Safara Kagum Melihat Antusiasme Penonton

Selain menjadi tempat berjualan, Pameran Kuno Kini juga menjadi ruang promosi dan edukasi bagi UMKM crafting untuk memperkenalkan produk kreatif lokal kepada masyarakat.

Para pelaku usaha berharap kegiatan serupa terus digelar agar UMKM daerah semakin berkembang dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Untuk diketahui, Festival Kuno Kini 2026 terselenggara atas support Yamaha dan BRI. (c1/tar)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#festival kuno kini 2026 #kediri #umkm #simpang lima gumul kediri