KEDIRI, JP Radar Kediri- Pelestari Sejarah dan Budaya Kadhiri (PASAK) menghadirkan stan edukasi sejarah dan budaya dalam kegiatan Kuno Kini.
Melalui stan tersebut, PASAK tidak hanya berjualan. Tetapi juga mengenalkan berbagai peninggalan sejarah serta budaya Kediri kepada masyarakat. Khususnya generasi muda.
Beragam koleksi benda bernilai sejarah dipamerkan di stand PASAK. Salah satunya adalah gobog, uang kuno yang berasal dari era kerajaan.
Selain itu, tersedia pula buku-buku sejarah tentang Kediri, seperti Babad Kadhiri, hingga berbagai aksesoris bernuansa tradisional dan kekunoan seperti genitri.
Haris Ernowo Putro, 44, anggota PASAK mengatakan kehadiran stand tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sejarah dan budaya Kediri yang mulai jarang dikenal anak muda.
Baca Juga: Omzet Kuno-Kini Capai Rp 2,63 Miliar, Guncang Panggung Utama Deviana Safara Siap Hibur Pengunjung
“Intinya melalui PASAK ini kami ingin mengedukasi para pengunjung mengenai sejarah dan kebudayaan Kediri, sesuai dengan visi misi kami,” ujarnya.
Menurutnya, masih banyak generasi muda yang belum mengenal sejarah daerahnya sendiri.
Karena itu, PASAK memanfaatkan kegiatan Kuno Kini sebagai ruang untuk memperkenalkan kembali warisan budaya lokal. Salah satunya dengan cara yang lebih dekat dan menarik bagi pengunjung.
Selain melihat koleksi benda bersejarah, pengunjung juga dapat berdiskusi langsung dengan anggota komunitas.
Hal tersebut membuat stand PASAK tidak hanya menjadi tempat pameran, tetapi juga ruang belajar budaya bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PASAK berharap minat masyarakat terhadap sejarah dan budaya lokal terus tumbuh.
Sehingga warisan budaya Kediri dapat tetap dilestarikan di tengah perkembangan zaman.
Untuk diketahui, animo masyarakat serta pelaku UMKM di Kediri dan sekitarnya sangat tinggi sejak 14 Mei 2026 hingga 24 Mei 2026 pelaksanaan acara. Festival Kuno Kini 2026 disupport oleh Yamaha dan BRI. (c1/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita