Suasana SD Negeri 1 Sukorame Kota Kediri kemarin terasa istimewa. Berbeda dari biasanya, sosok spesial, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Suriyadi, hadir di tengah para siswa kelas 4 dan 5. Secara khusus, dia datang demi memberi motivasi untuk anak-anak.
Dalam kegiatan bertajuk Teach to Inspire: Tokoh Mengajar, Generasi Terinspirasi, Suriyadi memberi banyak gambaran mengenai cita-cita. Mulai dari menjadi content creator, gamer, arsitek, designer, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, dia juga memberi kiat-kiat agar bisa meraih cita-cita.
Semuanya itu disampaikan dengan begitu interaktif melalui games tanya-jawab. Puluhan siswa pun sangat antusias. Apalagi, tim dari BPJS Ketenagakerjaan menyediakan hadiah khusus untuk para siswa. “Siapa yang ingin menjadi guru?” tanya Suriyadi ke anak-anak.
Keseruan di ruang kelas tak hanya itu saja. Beberapa siswa juga sempat unjuk gigi sebelum Suriyadi memberi materi. Mulai dari penampilan tari, pantomim, juga menyanyi. Semuanya pun menjadi terhibur. Apalagi saat pertunjukan pantomim.
Suriyadi mengaku terkesan dengan antusias anak-anak di SD Negeri Sukorame 1 Kota Kediri. Biasanya, kegiatan semacam sosialisasi dilakukan pada mereka yang duduk di bangku kuliah atau sekolah menengah kejuruan (SMK). Namun kali ini, dirinya harus memberi motivasi ke anak-anak.
“Kami sangat menyambut baik, bahwa anak-anak itu kan perlu kita beri semangat bagaimana untuk mencapai cita-citanya,” kata Suriyadi.
Menurutnya, apa yang disampaikannya pada anak-anak tidaklah jauh berbeda dengan yang diberikan oleh guru-guru di sekolah. Namun, melalui kehadiran seorang tokoh seseorang secara langsung, dia berharap para siswa akan lebih bersemangat dan termotivasi. Khususnya dalam mengejar cita-citanya.
“Materinya pasti juga sama, cuma ketika yang menyampaikan orang yang berbeda, mungkin menjadi hal yang lebih menarik buat anak-anak,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Sekolah SD Negeri Sukorame 1 Putri Lestari Karmaningtias bersyukur anak didiknya mendapat kunjungan langsung dari Kepala BPJS Ketenagakerjaan Suriyadi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi berharga. Terlebih lagi, tak semua sekolah mendapatkan kesempatan tersebut.
“Anak-anak sangat antusias sekali. Kami berharap kedepannya ada event-event seperti ini lagi. Jadi bisa menginspirasi anak-anak, hal-hal apa yang sekiranya nanti akan dicita-citakan, mereka sudah memiliki gambaran,” tandasnya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita