Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Disdik Buka Pengurusan Ijazah di Stan Festival Kuno-Kini Tekan ATS, Layani Pendaftaran Siswa yang Putus Sekolah

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 9 Mei 2026 | 02:37 WIB
Potret keseruan Festival Kuno-Kini tahun lalu.
Potret keseruan Festival Kuno-Kini tahun lalu.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri–Festival Kuno-Kini 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan dan bazar aneka produk UMKM.

Melainkan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Kediri juga membuka layanan yang bisa diakses langsung oleh ratusan ribu pengunjung itu. 

Salah satu OPD yang membuka pelayanan di Festival Kuno-Kini 2026 adalah Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Mereka menyiapkan beberapa layanan pendidikan di sana.

Di antaranya, layanan surat keterangan pengganti ijazah yang rusak atau hilang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin mengatakan, keikutsertaan Disdik Kabupaten Kediri di Festival Kuno-Kini 2026 ini untuk semakin mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Ada Layanan Masyarakat di Kuno Kini: Pengisi Stan Tak Hanya Kuliner dan Hiburan, Juga Organisasi Perangkat Daerah

“Kami ingin masyarakat yang datang ke Kuno-Kini tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga bisa memanfaatkan layanan pendidikan yang kami sediakan,” ujarnya.

Untuk layanan pengurusan surat keterangan pengurusan ijazah yang hilang atau rusak, masyarakat cukup membawa dokumen pendukung.

Misalnya, surat keterangan sekolah dan surat kehilangan dari kepolisian. “Kalau ada ijazah yang ada kesalahan penulisan juga bisa kami bantu proses di Festival Kuno-Kini nanti,” lanjut Muhsin.

Tidak hanya itu, banyaknya masyarakat yang berkunjung ke Festival Kuno-Kini juga dimanfaatkan oleh Disdik Kabupaten Kediri untuk memberikan layanan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Anak putus sekolah di Kabupaten Kediri cukup membawa fotokopi ijazah terakhir, akta kelahiran, dan kartu keluarga (KK) agar bisa melanjutkan pendidikan.

Mereka, tutur Muhsin, akan langsung diarahkan ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terdekat sesuai domisili.

“Program ini untuk anak putus sekolah jenjang SD, SMP, maupun SMA dengan usia di bawah 25 tahun. “Kalau persyaratan lengkap, bisa langsung kami daftarkan ke PKBM yang paling dekat dengan tempat tinggal,” jelas Muhsin.

Muhsin memastikan, program pendidikan kesetaraan untuk usia 25 tahun ke bawah gratis alias tidak dipungut biaya.

Baca Juga: Pesta Kembang Api Bakal Meriahkan Festival Kuno-Kini 2026, Fireworks Party Percantik Langit Kediri 14 Mei Nanti

Sedangkan masyarakat usia 26 tahun ke atas tetap mendapat keringanan biaya hingga 50 persen.

Langkah tersebut diambil agar warga Kabupaten Kediri yang putus sekolah memiliki kesempatan lebih luas untuk memperoleh ijazah pendidikan dasar dan menengah.

“Intinya kami memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum punya ijazah SD, SMP, maupun SMA untuk mengikuti pendidikan kesetaraan,” tandasnya sembari menyebut disdik juga akan sosialisasi SPMB dengan pembagian pamflet dan pemutaran video pendek.

Untuk diketahui, Festival Kuno-Kini 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14–24 Mei 2026 di kawasan SLG.

Selain stan pelayanan disdik, festival juga menghadirkan berbagai stan OPD lain seperti dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil), dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud).

Kemudian, dinas perikanan, dinas perdagangan dan perindustrian (disdagin), DPRD Kabupaten Kediri, Kantor Cabang Bulog Kediri, Bank Indonesia, hingga Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Juga: Cak Sodiq Siap Guncang Festival Kuno-Kini, Orkes Jadul Sinar Djaja Ajak Pengunjung Bernostalgia

Event ini juga dimeriahkan ratusan stan kuliner dan non-kuliner.

Untuk memastikan festival berlangsung meriah, panitia juga menyuguhkan hiburan musik, workshop keterampilan, lomba kreatif, hingga berbagai pertunjukan budaya selama sebelas hari. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#ATS #disdik #Kuno Kini Festival