KEDIRI, JP Radar Kediri – Festival Kuno Kini 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan dan bazar kuliner. Event tahunan yang digelar di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) itu juga melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membuka layanan masyarakat.
Manajer Event Jawa Pos Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti mengatakan, kehadiran stan pelayanan OPD menjadi salah satu pembeda Festival Kuno Kini dibanding event lainnya.
Pengunjung nantinya tidak hanya menikmati hiburan dan kuliner, tetapi juga bisa mengakses berbagai layanan publik di lokasi acara. “Kami ingin Kuno Kini bukan hanya tempat hiburan, tapi juga ada manfaat pelayanan untuk masyarakat,” tambahnya.
Sejumlah instansi milik Pemkab Kediri dipastikan ikut membuka stan pelayanan. Instansi itu di antaranya dinas kependukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil), dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud).
Ada juga dinas pendidikan (disdik), dinas perikanan (disnakan), hingga dinas perdagangan dan perindustrian (disdagin). Selain itu, ada pula keterlibatan DPRD, Bulog Kediri, Bank Indonesia (BI), dan BRI yang akan meramaikan area festival dengan berbagai layanan maupun edukasi kepada masyarakat.
Untuk diketahui, kemarin (7/5), panitia menggelar technical meeting (TM) bersama instansi yang akan mengisi stan pelayanan di area festival. Menurutnya, TM dilakukan untuk memberikan pemaparan terkait konsep kegiatan dan teknis pelaksanaan di lapangan.
“Hari ini kami lakukan technical meeting bersama OPD yang nanti mengisi stan di Kuno Kini. Sekaligus kami sampaikan terkait teknis dan konsep kegiatan,” ujarnya.
Panitia juga memberikan arahan terkait penataan stan, jam operasional, hingga teknis pelayanan selama event berlangsung. Hal ini dilakukan agar seluruh stan pelayanan dapat berjalan tertib dan nyaman bagi pengunjung.
“Harapannya masyarakat bisa menikmati festival sekaligus mendapatkan akses layanan yang lebih dekat dan mudah,” jelas Dian. Festival Kuno Kini 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14–24 Mei 2026 di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri.
Selain stan pelayanan OPD, festival ini juga akan diisi ratusan stan UMKM kuliner dan non kuliner, hiburan musik, pertunjukan budaya, workshop keterampilan, hingga berbagai lomba kreatif yang dapat dinikmati masyarakat selama sepuluh hari pelaksanaan.
Editor : Andhika Attar Anindita