KEDIRI, JP Radar Kediri–Festival Kuno-Kini 2026 dipastikan akan lebih meriah dibanding sebelumnya.
Selain diisi lebih dari 300 stan jadul dan modern, festival di area Taman Hijau Simpang Lima Gumul pada 14-24 Mei itu juga dibuka dengan pesta kembang api.
Seribu tembakan kembang api akan mempercantik langit Kediri pada Kamis (14/5) nanti.
Pertunjukan fireworks sekaligus akan jadi penanda dimulainya festival budaya dan ekonomi kreatif terbesar di Kediri Raya itu.
Baca Juga: Cak Sodiq Siap Guncang Festival Kuno-Kini, Orkes Jadul Sinar Djaja Ajak Pengunjung Bernostalgia
Manajer Event Jawa Pos Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti berharap atraksi spektakuler ini bisa menarik semakin banyak pengunjung untuk datang ke Festival Kuno-Kini.
“Pesta kembang api akan disuguhkan saat opening ceremony. Sekitar enam menit dengan total 1.095 tembakan,” kata perempuan yang akrab disapa Dian itu.
Pembukaan Festival Kuno-Kini, lanjut Dian, akan digelar pukul 19.00 di panggung utama kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG). Pemilihan konsep
fireworks, tutur Dian, sekaligus bertujuan untuk memberi pengalaman visual yang menarik bagi pengunjung sejak hari pertama.
“Kami ingin suasana pembukaan benar-benar meriah dan berkesan bagi masyarakat yang datang,” tuturnya.
Dengan skala pertunjukan kembang api yang cukup besar, Dian berharap akan jadi daya tarik pengunjung untuk datang di awal festival.
Perempuan berambut sebahu itu memastikan, Festival Kuno-Kini akan terus meriah hingga pelaksanaan hari ke-11.
Panitia telah menyiapkan berbagai jenis hiburan di panggung utama.
Mulai penampilan dari artis kenamaan, musik tradisional, hingga pertunjukan seni budaya yang siap menghibur pengunjung.
“Kami siapkan rangkaian hiburan yang bervariasi agar pengunjung selalu punya alasan untuk datang kembali,” jelas Dian.
Festival yang diikuti 318 stan itu akan dimeriahkan artis nasional seperti Cak Sodiq, hingga Orkes Dangdut Gaya Jadul (ODGJ) Sinar Djaja siap mengguncang main stage.
Ada pula workshop pelatihan keterampilan, lomba kreatif, hingga bazar ratusan stan UMKM kuliner dan non-kuliner.
Dengan konsep tersebut, Festival Kuno-Kini diharapkan bisa jadi ajang hiburan sekaligus edukasi dan penggerak ekonomi masyarakat.
Editor : Andhika Attar Anindita