KEDIRI, JP Radar Kediri–Festival Kuno-Kini 2026 sudah di depan mata. Kemarin, panitia melakukan seleksi UMKM yang akan mengisi stan kuno atau jadul di festival.
Panitia harus mengkurasi jenis produk kuno yang bisa ditampilkan di pameran karena peminatnya membeludak. Dari kuota sekitar 40 stan, pendaftarnya mencapai 120 orang.
Manager Event Jawa Pos Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti mengatakan, kuota untuk stan jadul di Festival Kuno-Kini hanya sekitar 40 saja.
Karenanya, panitia melakukan seleksi untuk menjaga kualitas dan kesesuaian dengan konsep acara.
Baca Juga: 4 Alasan, Mengapa Kediri Butuh Festival Kuno-Kini
Selain itu, peserta juga diberi pemaparan teknis terkait pelaksanaan festival. “Peminatnya sangat banyak, jadi harus kami seleksi lagi agar sesuai dengan kapasitas dan konsep yang diusung,” ujarnya.
Festival Kuno-Kini rencananya akan dihelat pada 14-24 Mei nanti. Dimulai pukul 14.00 hingga pukul 22.00. Lokasi acara dipusatkan di kawasan Taman Hijau SLG.
Proses loading stan mulai dilakukan pada pukul 10.00 (13/5) nanti. Seperti tahun sebelumnya, panitia tak ingin setengah-setengah menggarap festival tahunan ini.
Mengusung konsep jadul yang kuat, penataan akan dilakukan mulai dari desain stan hingga kostum pelaku UMKM.
Setiap peserta di area stand kuno, diwajibkan mengenakan pakaian bernuansa tempo dulu. Seperti bajuk lurik atau kostum khas lainnya.
Tak hanya itu, dekorasi stan juga diatur agar tidak menggunakan elemen modern seperti banner printing. Peserta didorong menggunakan bahan sederhana.
“Misalnya, papan tulis, tampah, atau kardus bekas untuk memperkuat nuansa klasik,” lanjut Dian.
Meski demikian, menurutnya panitia tetap memberi ruang kreativitas agar stan tampil unik dan menarik.
Bahkan, konsep tematik seperti kostum unik ala karakter klasik juga diperbolehkan selama mendukung suasana jadul.
"Misalnya jualan sate, yang jual pakai kostum kuntilanak," paparnya mengenai konsep jualan seperti film jadul Suzzana.
Baca Juga: Wow! Lapis Tugu Kediri Capai Peningkatan Omzet 100 Persen Lebih dari Target di Kuno Kini Fest 2025
Tim Kurator Festival Kuno-Kini M. Prasetyo mengatakan, festival tahun ini berupaya menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi pengunjung.
Karenanya, UMKM tidak hanya berjualan saja. Melainkan juga diajak menciptakan suasana yang membuat pengunjung ingin kembali ke festival.
“Tidak sekadar jualan tapi harus bisa membuat orang ingin kembali ke situ. Ingin beli lagi,” tutur pria yang akrab disapa Cak Mat tersebut.
Dalam proses kurasi kemarin, tim kurator tidak hanya fokus pada tampilan stan saja. Melainkan juga menekankan transparansi harga serta inovasi kemasan ramah lingkungan.
Selain kurasi stan jadul, panitia juga akan melakukan kurasi stan kekinian. Seleksi harus dilakukan karena peminat stan kekinian juga membeludak.
Padahal, kuota stan yang tersedia terbatas. “Jadwal kurasi untuk stan kekinian kami sampaikan menyusul,’ tandas Dian. (sad/ut)
Editor : Andhika Attar Anindita